Situasi Konflik Iran vs AS–Israel, Apakah Masih Aman Buat Traveling ke Luar Negeri?

viva.co.id
8 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Konflik antara Iran vs Amerika Serikat-Israel terus memanas, sejumlah negara-negara di Arab. Sebut saja Dubai, Qatar, Riyadh, hingga Uni Emirates Arab juga terdampak.

Meski menyasar pangkalan milter AS yang berada di wilayah negara-negara Arab, namun serangan yang dilancarkan Iran juga berdampak pada sejumlah infrastruktur sipil dan fasilitas energi di sana.

Baca Juga :
Korban Tewas Perang Akibat Serangan AS-Israel di Iran Meningkat Menjadi 926 Orang
Kapal Selam AS Tenggelamkan Kapal Perang Iran di Lepas Pantai Sri Lanka

Serangan tersebut berdampak pada citra kawasan negara-negara Arab sebagai pusaat perjalanan, pariwista dan keuangan yang aman dan makmur. Menyusul dengan serangan tersebut banyak publik yang bertanya-tanya, apakah aman untuk traveling ke luar negeri saat ini?

Melansir berbagai sumber, menyusul dengan serangan ini pemerintah Amerika Serikat diketahui telah mengeluarkan peringatan perjalanan ke negara-negara Arab untuk warganya di seluruh dunia di tengah meningkatnya konflik antara Amerika Serikat dan Iran.

Amerika Serikat sendiri telah mengeluarkan peringatan ke-14 negara di wilayah Timur Tengah mulai dari:

  1. Qatar: AS telah mengeluarkan peringatan level 3 untuk perjalanan ke Qatar, peringatan perjalanan paling serius kedua. Peringatan tersebut menyarankan agar orang-orang mempertimbangkan kembali perjalanan ke negara tersebut karena ancaman konflik bersenjata.
  2. Kuwait: Peringatan level 3 juga telah diberlakukan di Kuwait
  3. Bahrain : Bahrain juga telah menerima peringatan perjalanan Level 3 karena terorisme dan konflik bersenjata yang timbul dari konflik antara AS dan Iran.

Selain negara tersebut,Amerika Serikat juga telah mengeluarkan peringatan perjalanan ke negara  Mesir, Iran, Irak, Israel, Yordania, Kuwait, Lebanon, Oman, Arab Saudi, Suriah, Uni Emirat Arab (UEA), dan Yaman

Sejumlah Bandara Internasional di Timur Tengah Ditutup

Melansir laman Newsweek, bandara-bandara di Dubai, Abu Dhabi dan Doha termasuk Bandara Internasional Dubai, salah satu bandara tersibuk di dunia ditutup awal pekan ini. Padahal bandara-bandara tersebut merupakan pusat penting bagi perjalanan antara Eropa, Afrika, dan Asia, sehingga memperparah gangguan bagi para pelancong di seluruh dunia.

Penutupan ini menyusul dengan serangan Iran ke bandara-bandara tersebut. Para pejabat di Bandara Internasional Dubai mengatakan empat orang terluka akibat serangan tersebut.

Sementara itu, Bandara Internasional Zayed di Abu Dhabi melaporkan satu orang tewas dan tujuh lainnya terluka akibat serangan pesawat tak berawak. Serangan juga dilaporkan terjadi di Bandara Internasional Kuwait.

Baca Juga :
Israel Akan Bunuh Siapapun Pengganti Ali Khamenei
Retas CCTV Lalu Lintas hingga Saluran Telepon, Begini Cara Israel Bisa Bunuh Ayatollah Ali Khamenei
Pandji Pragiwaksono Akhirnya Setuju dengan Prabowo, Akui Pendapatnya Salah

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pasar Global Mixed: Inflasi, AI, dan Geopolitik Tekan Wall Street
• 3 jam lalumediaapakabar.com
thumb
Perang di Iran Membuka Mata: Sistem Bencana Digital Indonesia Sudah Siap?
• 5 jam laludetik.com
thumb
Pasokan dari Timur Tengah Terhenti, Indonesia Kini Impor Minyak dari AS
• 4 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Hujan Angin di Bandung Tumbangkan Puluhan Pohon, Sejumlah Kendaraan Rusak Tertimpa
• 9 jam lalurctiplus.com
thumb
SIM Keliling Jakarta Hari Ini 5 Maret 2026: Cek Jadwal, Lokasi, dan Biayanya
• 10 jam lalukompas.com
Berhasil disimpan.