KP2MI dan Kemendag Berkolaborasi untuk Kirimkan 4.000 Pekerja Migran Indonesia ke Jerman

jpnn.com
5 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com, JAKARTA - Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Mukhtarudin menegaskan komitmennya dalam memperkuat kolaborasi lintas kementerian guna memperluas peluang kerja luar negeri yang aman, prosedural, dan terlindungi bagi Pekerja Migran Indonesia.

Hal ini seiring dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara PT Tenriawaru Elite Internasional dan Aurelium Global Talent GmbH terkait penempatan sekitar 4.000 Pekerja Migran Indonesia ke Jerman.

BACA JUGA: Kementerian P2MI Berikan Sanksi Kepada PT Bahtera Tullus Karya Gegara Diduga Melanggar Hak Pekerja Migran

Menteri P2MI Mukhtarudin menyampaikan kerja sama tersebut merupakan tindak lanjut konkret dari Misi Dagang Jasa Profesi Indonesia ke Berlin yang sebelumnya dilaksanakan secara kolaboratif oleh KP2MI bersama Kementerian Perdagangan Republik Indonesia.

“Kolaborasi lintas kementerian melalui misi dagang ini menunjukkan bahwa penempatan Pekerja Migran Indonesia tidak hanya dilihat sebagai mobilitas tenaga kerja, tetapi juga sebagai bagian dari diplomasi ekonomi dan penguatan ekspor jasa profesi Indonesia di pasar global,” ujar Menteri P2MI di Jakarta, Rabu (4/3/2026).

BACA JUGA: Atas Arahan Menteri P2MI Mukhtarudin, Operasi Terpadu Pemulangan PMI dari Oman Berhasil

Menurutnya, KP2MI menempatkan aspek proses penempatan dan pelindungan sebagai prioritas utama.

Setiap calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) harus melalui tahapan penyiapan yang komprehensif, mulai dari verifikasi dokumen, peningkatan kompetensi, penguatan literasi kontrak kerja, hingga pembekalan mengenai sistem ketenagakerjaan di negara tujuan.

BACA JUGA: Menteri P2MI Mengawal Pemenuhan Hak dan Klaim Asuransi Bagi Pekerja Migran di Korea Selatan

“Kami menekankan bahwa proses penempatan harus dilakukan secara profesional, transparan, dan akuntabel. Penyiapan Calon Pekerja Migran Insonesia menjadi kunci utama agar mereka tidak hanya siap bekerja, tetapi juga memahami hak dan kewajibannya. Pelindungan harus hadir sejak pra-penempatan, selama bekerja, hingga purna-penempatan,” tegas Menteri Mukhtarudin

Menteri P2MI mengatakan kerja sama ini membuka peluang penempatan Pekerja Migran pada sejumlah sektor strategis di Jerman, khususnya hospitality, ritel modern, dan layanan kesehatan.

Menteri P2MI juga menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Perdagangan atas inisiatif dan konsistensinya dalam mendorong misi dagang jasa profesi Indonesia di Berlin.

“Kami mengapresiasi langkah Kementerian Perdagangan dalam membuka akses pasar dan memperkuat jejaring kemitraan internasional. Sinergi ini penting agar peluang kerja yang tercipta benar-benar memberikan manfaat optimal bagi Pekerja Migran Indonesia serta memperkuat posisi Indonesia dalam rantai nilai global sektor jasa,” ujarnya.

Lebih lanjut, Menteri P2MI berharap implementasi kerja sama tersebut dilakukan secara konsisten dan berkelanjutan, dengan mengedepankan prinsip tata kelola penempatan yang baik serta menjamin pelindungan maksimal bagi setiap Pekerja Migran Indonesia.

“Kerja sama ini harus menjadi model kemitraan yang kredibel dan berkelanjutan. Kita ingin memastikan bahwa setiap peluang kerja di luar negeri berjalan seiring dengan sistem pelindungan yang kuat, sehingga Pekerja Migran kita bekerja dengan aman, bermartabat, dan sejahtera,” ujar Menteri P2MI.(fri/jpnn)


Redaktur & Reporter : Friederich Batari


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pakar: Iran Gunakan Strategi Cumi-Cumi Hadapi Tekanan AS-Israel
• 17 jam lalukompas.tv
thumb
Bahlil Lapor ke Prabowo, Pasokan BBM Jelang Lebaran Dipastikan Aman
• 20 jam lalubisnis.com
thumb
Khofifah Lakukan Revitalisasi 51 Sekolah di Gresik dan Lamongan
• 1 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Bulu Sipong 4 Jadi Bukti Komitmen SIG Dalam Melindungi Kelestarian Warisan Budaya Dunia
• 15 jam lalujpnn.com
thumb
China Setop Ekspor Solar dan BBM Imbas Perang AS-Israel dengan Iran
• 1 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.