Warga di Indramayu Diduga Dihipnotis saat Jemur Pakaian, Uang Rp 1,1 Juta Raib

kumparan.com
3 jam lalu
Cover Berita

‎Seorang warga di Perumahan BDI 3 Milenial, RT 23 RW 04 Desa Tambak, Kecamatan Indramayu, menjadi korban dugaan hipnotis dengan modus penawaran produk madu pada Selasa (3/3/2026).

Pelaku yang beraksi seorang diri membawa kabur uang Rp 1,1 juta setelah memperdaya korban yang tengah menjemur pakaian.

Ketua RT setempat, Darya (54), mengatakan peristiterjadi sekitar pukul 14.30 WIB. Berdasarkan rekaman CCTV, pelaku terlihat telah mengintai area perumahan sejak pukul 14.17 WIB menggunakan sepeda motor Yamaha NMAX berwarna hitam.

Kejadian bermula saat pelaku menghampiri korban yang sedang menjemur pakaian di depan rumahnya.

Saat itu, kondisi perumahan dalam keadaan sepi. Pelaku kemudian menawarkan empat botol madu anak-anak dengan iming-iming hadiah etalase.

"Dia menawarkan empat botol madu anak-anak. Menurut korban, harga yang ditawarkan sudah ditawar menjadi Rp 1.100.000 untuk empat botol. Padahal harga normalnya tidak segitu," ujar Darya saat memberikan keterangan, Rabu (4/3/2026).

Darya menambahkan bahwa korban saat ini masih dalam kondisi syok sehingga kronologi detail percakapan belum bisa digali sepenuhnya.

"Pas saya tanya, pihak korban masih syok jadi belum begitu jelas. Rencananya hari ini mau saya tanya lagi untuk diperjelas," imbuhnya.

Penampakan pelaku terekam cukup jelas melalui kamera pengawas milik warga. Berdasarkan rekaman tersebut, pelaku diketahui beraksi seorang diri.

"Kalau di CCTV itu dia gemuk, pakai motor NMAX warna hitam matte red. Tingginya kira-kira 165-an. Seorang diri, laki-laki, agak gemuk, berat badan sekitar 70-an kalau dilihat dari CCTV," ujar Darya merinci ciri-ciri fisik pelaku.

Menanggapi kejadian yang sempat viral di media sosial ini, pengurus RT 23 langsung memperketat pengamanan lingkungan.

Darya menginstruksikan petugas keamanan (sekuriti) untuk melakukan patroli rutin setiap jam pada waktu-waktu rawan, khususnya antara pukul 14.00 hingga 15.00 WIB dan pukul 17.00 hingga 19.00 WIB.

Meski sebelumnya pernah terjadi kasus pencurian, Darya menyebutkan bahwa modus penipuan dengan teknik hipnotis ini merupakan yang pertama kali terjadi di wilayahnya.

"Ini modus hipnotis pertama yang terjadi di wilayah kami. Kalau pencurian biasa memang pernah ada sebelumnya, tapi kalau modus sales seperti ini baru kali ini," pungkasnya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Jika Urbanisasi Bukan Lagi Pilihan: Mimpi Kota Besar dan Realitas Generasi Muda
• 6 jam lalukumparan.com
thumb
Dua Kapal Feri Terdampar,  Pengelolaan Aset Pemprov NTT Jadi Sorotan
• 22 jam lalukompas.id
thumb
Jaringan Komunikasi Sosial Jakarta Gelar Bukber, Syukuran 1 Tahun Pramono-Rano
• 9 jam lalukumparan.com
thumb
Harga Emas Batangan UBS dan Galeri24 Kompak Merosot
• 3 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Wapres Gibran Tekankan Etika dan Nalar Kritis dalam Penggunaan AI saat Kunjungi SMP Plus Muthahhari Bandung
• 17 jam lalupantau.com
Berhasil disimpan.