Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno, menceritakan pengalamannya saat menjalankan ibadah umrah di tengah eskalasi yang meningkat di kawasan Timur Tengah.
Hal itu menyusul serangan Israel dan Amerika Serikat ke Iran sejak Sabtu (28/2) yang kemudian memicu serangan balasan.
Ia menyebut, jemaah yang menggunakan penerbangan langsung ke Jakarta relatif aman dan tidak terdampak gangguan perjalanan.
“Ya Alhamdulillah, perlu juga diklarifikasi, Insyaallah untuk jemaah haji atau jemaah umrah yang menggunakan pesawat secara direct, tidak terganggu,” kata Rano kepada wartawan di Balai Kota, Jakarta, Kamis (5/3).
Menurutnya, kendala justru dialami jemaah yang menggunakan penerbangan transit melalui sejumlah negara di kawasan Timur Tengah.
“Tapi memang yang transit melalui Qatar, melalui Abu Dhabi, semuanya berhenti. Ini yang membuat kemarin mungkin lebih dari 38 ribu jemaah kita yang tidak bisa kembali, menunggu,” ujarnya.
Rano menjelaskan terdapat tiga maskapai yang melayani penerbangan langsung menuju Jakarta sehingga jemaah tetap dapat pulang tanpa harus transit di negara lain.
“Nah, Alhamdulilah, kalau untuk yang direct di Jakarta itu ada tiga pesawat. Pertama adalah Saudi yang direct, kemudian kedua Lion Air yang direct, dan terakhir adalah Garuda. Insyaallah mudah-mudahan itu yang bisa terjadi,” tuturnya.
Ia juga menceritakan pengalamannya bertemu sejumlah penumpang asing yang memilih maskapai Indonesia demi menghindari hambatan perjalanan akibat konflik di kawasan tersebut.
“Bahkan memang, semalam saya baru pulang, banyak sekali masyarakat asing yang menggunakan pesawat Garuda. Bahkan ada satu orang, dia dari Doha naik taksi ke Riyadh, itu biaya ongkos taksinya hampir Rp 28 juta, kemudian dia naik pesawat Garuda,” ucapnya.
Meski situasi di kawasan Timur Tengah memanas, Rano menyebut kondisi di Makkah dan Madinah masih relatif aman bagi para jemaah.
“Artinya, mudah-mudahan belum terjadi perubahan, walaupun memang hari ke hari saya pun mengikuti berita di sana. Tapi insyaallah Makkah, Madinah relatif aman, tidak ada masalah,” kata Rano.
“Tapi mudah-mudahan untuk selanjutnya kita berdoa agar pertempuran yang terjadi bisa segera selesai. Itu saja,” sambung dia.





