FAJAR, MAKASSAR — Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Provinsi Sulawesi Selatan bersama Unit V Subdit Ekonomi Direktorat Intelkam Polda Sulsel menggelar Forum Group Discussion (FGD) pada Rabu, 4 Maret 2026.
Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Potere, Jalan Sabutung, Kelurahan Gusung, Kecamatan Ujung Tanah, Kota Makassar, sekitar pukul 16.00 Wita.
FGD menghadirkan perwakilan Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sulawesi Selatan, Zamrud, sebagai narasumber. Ia memaparkan arah kebijakan pemerintah daerah dalam mendorong penguatan sektor perikanan sekaligus meningkatkan kesejahteraan nelayan.
Forum ini diikuti jajaran nelayan serta pengurus HNSI bersama Unit V Subdit Ekonomi Direktorat Intelkam Polda Sulsel untuk membahas dukungan terhadap program pemerintah Kampung Nelayan Merah Putih.
Dalam diskusi tersebut dibahas secara khusus konsep pengembangan Kampung Nelayan Merah Putih, yang meliputi penataan kawasan pesisir, peningkatan fasilitas Tempat Pelelangan Ikan (TPI), perbaikan sarana tambat labuh, akses permodalan, serta penguatan koperasi dan kelembagaan nelayan.
“Langkah-langkah ini diharapkan mampu menciptakan kawasan nelayan yang tertib, produktif, dan berdaya saing,” ujarnya.
Ketua DPC HNSI Kota Makassar, H. Arsyad H. Bua, menyampaikan bahwa seluruh anggota HNSI Kota Makassar siap mendukung dan mengawal pelaksanaan program tersebut agar berjalan tepat sasaran dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat pesisir.
Para nelayan yang hadir juga menyatakan komitmen bersama untuk bersinergi menyukseskan program pemerintah tersebut.
FGD kemudian diakhiri dengan sesi foto bersama sebagai simbol kebersamaan dan komitmen kolektif. Kegiatan juga dirangkaikan dengan pembagian takjil kepada para peserta serta masyarakat di sekitar kawasan TPI Potere sebagai wujud kepedulian sosial dan semangat berbagi di bulan suci Ramadan. (wis)





/https%3A%2F%2Fcdn-dam.kompas.id%2Fimages%2F2026%2F03%2F05%2F4ed2802576352561bb02c7449cb85f74-PHOTO_2026_03_05_20_59_19.jpeg)