Trenggalek, tvOnenews.com — Upaya penanganan longsor yang menutup total akses jalan tepatnya di KM 16 jalur nasional Trenggalek–Ponorogo, di Dusun Pacar, Desa Nglinggis, Kecamatan Tugu, terus dilakukan tim gabungan. Sejumlah alat berat telah disiagakan untuk mempercepat pembersihan material batu yang menutup total badan jalan.
Proses pembersihan material longsoran dilakukan secara hati-hati dengan mempertimbangkan faktor keselamatan para petugas dan kondisi permukiman di sekitar titik longsoran.
Kepala Pelaksan BPBD Kabupaten Trenggalek, Triadi Atmono, saat dikonfirmasi sejumlah media menjelaskan tim gabungan saat ini masih melakukan peninjauan di bagian atas tebing longsor. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan kondisi lereng benar-benar stabil sebelum proses pembersihan material besar dilanjutkan.
“Situasi terkini, tim gabungan dari Basarnas Trenggalek masih meninjau lokasi bagian atas longsor. Hal ini dilakukan supaya saat pembersihan material tidak terjadi longsor susulan,” terang Triadi.
Hingga saat ini akses jalan nasional tersebut masih belum bisa dilalui kendaraan dari kedua arah. Penutupan dilakukan demi keselamatan pengguna jalan maupun petugas di lapangan. Sementara itu terkait alat berat, dua unit ekskavator telah tiba di lokasi namun hanya mampu menyisihkan material longsor baru kecil, sedangkan satu alat berat jenis breaker yang difungsikan untuk memecah batu berukuran besar masih dalam perjalanan menuju titik longsor.
Dua unit alat berat sudah mulai melakukan pembersihan material berupa bebatuan kecil yang berserakan di badan jalan. Proses ini dilakukan secara bertahap sambil menunggu kedatangan breaker untuk menghancurkan bongkahan batu besar yang menutup total akses.
“Untuk material batu besar masih menunggu alat berat breaker. Pembersihan dilakukan bertahap sesuai kondisi di lapangan,” jelasnya.
BPBD, Basarnas bersama unsur TNI dan Polri serta relawan tetap bersiaga di lokasi guna melakukan pengamanan serta memantau potensi pergerakan tanah. Cuaca ekstrem dan kondisi tanah yang labil menjadi perhatian utama dalam setiap tahapan penanganan.
Hingga kini jalur Trenggalek–Ponorogo masih ditutup sementara. Masyarakat diimbau untuk menggunakan jalur alternatif dan terus mengikuti informasi resmi dari petugas terkait perkembangan penanganan longsor di KM 16 tersebut.




