Jakarta, VIVA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berbalik naik sekaligus memangkas penurunan yang terjadi beberapa hari belakangan. IHSG menguat 1,67 persen atau 128,72 poin ke level 7.703,79 pada sesi pertama perdagangan Kamis, 5 Maret 2026.
IHSG terpantau bergerak di zona hijau dalam rentang area 7.682 hingga 7.765. Nilai transaksi tercatat mencapai Rp 9,96 triliun dari total perdagangan yang dilalukan investor sebanyak 1,2 juta transaksi.
Seluruh sektor saham kompak membukukan hasil positif. Sektor konsumer siklikal memimpin penguatan sebesar 4,42 persen lalu sektor industri meningkat 2,74 persen dan sektor bahan baku melambung 2,60 persen.
Dari sisi teknikal, Tim Analis Phintraco Sekuritas melihat indikator momentum menunjukkan perbaikan. Ini tercermin dari penyempitan negative slope pada indikator MACD disertai dengan pergerakan Stochastic RSI yang mulai rebound dari area oversold.
- ANTARA FOTO/M Agung Rajasa
Kombinasi sinyal ini mengindikasikan adanya potensi kelanjutan penguatan dalam jangka pendek. Meskipun dengan ruang kenaikan masih akan sangat bergantung dengan sentiment global maupun domestik.
"Dengan mempertimbangkan kondisi teknikal tersebut, pergerakan IHSG pada sesi kedua diperkirakan cenderung bergerak konsolidatif pada kisaran 7.675–7.725," ungkap Tim Analis Phintraco Sekuritas dalam riset hariannya, Kamis, 5 Maret 2026.
Phintraco Sekuritas juga melaporkan sejumlah emiten yang mencetak lompatan harga signifikan seiring pulihnya IHSG. Berikut tiga top gainers di jajaran 45 saham unggulan.
PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR)
Saham SMGR melesat 7,60 persen atau 190 poin ke level 2.690.
PT Surya Citra Media Tbk (SCMA)
Saham SCMA melonjak 5,98 persen atau 14 poin ke posisi 248.
PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA)
Saham MDKA menyusul kenaikan sebesar 5,54 persen atau 190 poin menjadi 3.620.





