TEHERAN, KOMPAS.TV - Garda Revolusi Iran dilaporkan telah meluncurkan serangan drone ke pusat data Amazon di Bahrain.
Menurut media yang terafiliasi dengan pemerintah Iran, Kantor Berita Fars, Rabu (4/3/2026), serangan itu dilakukan untuk mengidentifikasi bagaimana pusat data itu mendukung intelijen dan militer musuh-musuh Teheran.
Sementara itu, Amazon Web Services (AWS), divisi komputasi cloud Amazon, Senin (2/3/2026), mengatakan sebuah drone menghantam di dekat salah satu fasilitasnya di Bahrain.
Mereka menyebut insiden itu menyebabkan dampak fisik pada infrastrukturnya.
Baca Juga: Iran Sebut Trump Terpengaruh Netanyahu, Klaim 500 Tentara AS Tewas Terbunuh
Drone Iran juga disebut menargetkan dua fasilitas Amazon di Uni Emirat Arab.
“Serangan-serangan ini telah menyebabkan kerusakan struktural, mengganggu pasokan listrik ke infrastruktur kami, dan dalam beberapa kasus memerlukan pemadaman kebakaran yang mengakibatkan kerusakan air tambahan,” bunyi pernyataan AWS, dikutip dari CNN.
Fars melaporkan serangan-serangan tersebut bagian dari operasi Garda Revolusi baru-baru ini ke pusat-pusat data Amazon di Dubai, dan pusat-pusat strategis lainnya di wilayah tersebut.
Iran terus melancarkan serangan ke pangkalan-pangkalan militer AS, serta sejumlah lokasi yang berhubungan dengan militer AS serta Israel di Timur Tengah.
Penulis : Haryo Jati Editor : Edy-A.-Putra
Sumber : CNN
- garda revolusi iran
- amazon
- bahrain
- iran
- serangan drone
- pusat data amazon





