Mengenal The Paradox of Choice, Kondisi Sulit Membuat Keputusan karena Banyaknya Pilihan

beautynesia.id
4 jam lalu
Cover Berita

Di era digital seperti sekarang, pilihan terasa tidak ada habisnya. Mulai dari menu makanan, platform streaming, sampai jalur karier. Bukannya semakin bebas, kamu justru sering merasa kewalahan dan ragu dalam menentukan keputusan. Fenomena ini dikenal sebagai the paradox of choice atau paradoks pilihan.

Fenomena the paradox of choice menjelaskan kenapa terlalu banyak pilihan justru bisa menurunkan kepuasan dan meningkatkan kecemasan. Alih-alih bahagia karena punya banyak alternatif, kamu malah takut salah pilih dan berakhir overthinking. Melansir The Decision Lab, berikut beberapa hal yang perlu kamu ketahui tentang the paradox of choice.

Pengertian The Paradox of Choice

Pengertian the paradox of choice/Foto: Freepik.com/creativeart

The paradox of choice adalah konsep dalam psikologi yang menyatakan bahwa semakin banyak pilihan yang tersedia, semakin sulit seseorang mengambil keputusan. Istilah ini populer lewat buku karya Barry Schwartz yang menyoroti bagaimana kelimpahan opsi bisa berujung pada kebingungan, kecemasan, bahkan penyesalan.

Secara sederhana, the paradox of choice menggambarkan kondisi ketika kebebasan memilih berubah menjadi tekanan. Otak kamu harus bekerja ekstra untuk membandingkan setiap alternatif, mempertimbangkan risiko, dan membayangkan konsekuensinya. Akibatnya, proses memilih jadi melelahkan secara mental.

(naq/naq)

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Trump Resmi Nominasikan Kevin Warsh Jadi Ketua The Fed
• 6 jam laluidxchannel.com
thumb
Dolar AS Melemah, Rupiah Menguat ke Level Rp16.840
• 8 jam lalutvrinews.com
thumb
Rumah di Sumenep Meledak, Diduga Akibat Mercon, 2 Korban Luka-luka
• 5 jam lalutvonenews.com
thumb
Waspada, Cuaca Ekstrem Intai Papua Pegunungan hingga April 2026
• 16 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Foto: Ketegangan Israel-Lebanon, Ledakan Terus Terjadi di Beirut
• 8 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.