Wamena: Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui Stasiun Meteorologi Kelas III Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, mengimbau warga setempat agar mewaspadai cuaca ekstrem yang berpotensi terjadi hingga April 2026. Wilayah Papua Pegunungan yang bakal dilanda cuaca ekstrem meliputi Kabupaten Jayawijaya, Lanny Jaya, Nduga, Tolikara, Yahukimo, Pegunungan Bintang, Yalimo, dan Mamberamo Tengah (Mamteng).
“Bencana hidrometeorologi adalah bencana alam yang dipicu oleh aktivitas atmosfer, cuaca, iklim, dan hidrologi seperti hujan lebat, kekeringan, angin kencang, atau suhu ekstrem sehingga warga perlu mengantisipasinya,” kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Stasiun Meteorologi Kelas III Wamena Laura SM Runggeari di Wamena, Rabu, 4 Maret 2026, melansir Antara.
Baca Juga :
Angin Kencang Rusak 38 Rumah dan 2 Fasum di Poncokusumo Malang“Beberapa daerah di Papua Pegunungan juga telah mengalami bencana hidrometeorologi seperti banjir dan tanah longsor pada waktu terjadinya hujan dengan intensitas sedang hingga lebat,” ujar Laura.
Ilustrasi Hujan. Foto: Medcom.id
Dia berpesan agar warga di delapan kabupaten di Papua Pegunungan untuk waspada dan berhati-hati. Lantaran, kata dia, saat ini musim hujan masih melanda wilayah Papua Pegunungan.
“Warga ketika melaksanakan aktivitas di luar rumah supaya lebih berhati-hati saat terjadinya hujan dengan intensitas rendah hingga lebat. Apalagi terjadi di malam hari, maka perlu meningkatkan kewaspadaan,” pesan dia




