Allahumma Baarik Fiihi Artinya Apa? Ini Makna dan Waktu Mengucapkannya

theasianparent.com
5 jam lalu
Cover Berita

Allahumma baarik fiihi artinya adalah ‘berkahilah dia’. Ini adalah doa singkat yang penuh makna. Sering diucapkan Muslim saat melihat kebaikan pada seseorang atau sesuatu dan ingin memintakan keberkahan untuknya.

Ungkapan ini juga diyakini dapat menjadi salah satu ikhtiar untuk terhindar dari penyakit ‘ain atau pandangan hasad ketika takjub pada nikmat yang Allah titipkan.

Artikel Terkait: Arti Masyaallah Tabarakallah Allahumma Barik dan Penggunaanya Allahumma Baarik Fiihi Artinya Apa?

Secara bahasa, frasa ini berasal dari tiga kata: “Allahumma” yang berarti “Ya Allah”, “baarik” yang berarti “berkahilah”, dan “fihi” yang berarti “padanya/di dalamnya”. Jadi, arti “Allahumma baarik fihi” adalah “Ya Allah, berkahilah dia (padanya)” atau “Ya Allah, limpahkanlah keberkahan pada dirinya.”

Doa ini bersifat sangat personal karena langsung ditujukan kepada Allah sebagai permohonan kebaikan untuk seseorang atau sesuatu yang sedang kita lihat.

Dalam praktik sehari-hari, Allahumma baarik fihi biasanya diucapkan saat kita kagum pada kelebihan seseorang, misalnya anak yang cerdas, teman yang sukses, atau kenikmatan tertentu seperti rumah baru dan rezeki yang melimpah.

Dengan mengucapkannya, seorang Muslim tidak hanya memuji, tetapi juga mendoakan agar kebaikan itu dijaga, ditambah, dan dijauhkan dari keburukan, termasuk iri dengki dan penyakit ‘ain.

Artikel Terkait: Arti Jazakallah Khairan dan Cara Jawabnya untuk Perempuan & Laki-Laki Allahumma Baarik Kapan Diucapkan?

Allahumma baarik lazimnya diucapkan saat kita melihat sesuatu yang baik dan menimbulkan rasa takjub, agar kekaguman itu tidak berubah menjadi sebab datangnya keburukan.

Misalnya, ketika melihat anak yang lucu dan sehat, hafalan Al-Qur’an seseorang, keberhasilan studi, pekerjaan, atau pencapaian lain yang membuat hati kita senang. Di momen seperti ini, doa tersebut menjadi bentuk adab lisan, mengakui bahwa semua kebaikan berasal dari Allah dan memohon agar nikmat itu dijaga.

Selain itu, Allahumma baarik juga bisa diucapkan sebagai ungkapan apresiasi dan rasa terima kasih secara Islami, kurang lebih seperti “semoga Allah memberkahimu” ketika seseorang berbuat baik kepada kita.

Ada pula redaksi yang lebih lengkap seperti “Allahumma baarik fihi wa la tadhurrah” yang maknanya “Ya Allah, berkahilah dia dan jangan Engkau celakakan dia,” yang sering dikaitkan dengan upaya menjaga dari penyakit ‘ain.

Dengan begitu, setiap kali memuji, seorang Muslim dianjurkan untuk menautkannya dengan doa, bukan sekadar sanjungan kosong.

Apa Bedanya MasyaAllah tabarakallah dan Allahumma Baarik?

MasyaAllah tabarakallah dan Allahumma baarik sama‑sama diucapkan saat melihat sesuatu yang baik. Namun, fungsi keduanya berbeda.

“MasyaAllah” berarti “apa yang Allah kehendaki (terjadi)” dan “tabarakallah” berarti “Mahasuci dan Mahaberkah Allah,” sehingga gabungan “MasyaAllah tabarakallah” lebih menekankan pada pengakuan bahwa segala kebaikan adalah kehendak dan karunia Allah.

Ungkapan ini bernuansa dzikir dan pujian, bukan permohonan langsung.

Sementara itu, Allahumma baarik adalah doa langsung yang memohon agar Allah memberikan dan menjaga keberkahan pada orang atau sesuatu yang kita lihat.

Karena itu, banyak ulama dan pendidik Muslim menganjurkan untuk menggabungkan keduanya, misalnya dengan mengucap, “MasyaAllah tabarakallah, Allahumma baarik fihi,” saat memuji anak, rezeki, atau pencapaian seseorang.

Dengan cara ini, lisan kita sekaligus memuji Allah, mengakui sumber nikmat, dan memintakan keberkahan bagi pemilik nikmat tersebut.

Artikel Terkait: Arti Masyaallah Tabarakallah, Benarkah Bisa Menangkal Penyakit Ain? Allahumma Barik fiikum Artinya Apa?

Secara struktur, “Allahumma barik fiikum” memiliki makna yang dekat dengan “Allahumma baarik fihi”, tetapi subjeknya jamak.

“Fiikum” berarti “pada kalian”, sehingga ungkapan ini dapat diartikan “Ya Allah, berkahilah kalian” atau “Semoga Allah memberkahi kalian.”

Doa ini biasanya digunakan saat kita berhadapan dengan lebih dari satu orang, misalnya keluarga, jamaah, atau sekelompok teman.

Dalam keseharian, ungkapan doa keberkahan yang mirip dan sering dipakai adalah “Barakallahu fiikum,” yang berarti “Semoga Allah memberkahi kalian.”

Bedanya, “Barakallahu fiikum” berbentuk pernyataan doa, sedangkan “Allahumma barik fiikum” berbentuk permohonan langsung kepada Allah, tetapi keduanya sama‑sama bernuansa mendoakan kebaikan dan keberkahan.

Menggunakan kalimat doa seperti ini membantu membangun budaya saling mendoakan dan menyebarkan keberkahan di lingkungan keluarga maupun komunitas.

***

 

10 Kumpulan Doa Ayah untuk Anak Perempuan, Amalkan Setiap Hari

60 Kumpulan Hadis Pendek yang Mudah Dihafal untuk Anak

Bacaan Maulid Nabi yang Bisa Diamalkan, Shalawat Nariyah hingga Matsurat


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Reformasi atau Kembalinya Monarki? Fenomena Balen Shah di Pemilu Nepal 2026
• 12 jam lalukumparan.com
thumb
Dorna Sport Berencana Ubah Jadwal MotoGP Qatar 2026 Imbas Konflik Iran vs AS-Israel
• 11 jam lalutvonenews.com
thumb
Emas Antam Naik Tipis Jadi Rp3.049.000 per Gram Hari Ini
• 11 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Kejagung Periksa Kasi Intel Bea Cukai Aceh Terkait Dugaan Korupsi Ekspor POME
• 5 jam lalusuara.com
thumb
Angela Tanoesoedibjo Ungkap 6 Titik Strategis Liputan Mudik iNews Media Group
• 3 jam laluokezone.com
Berhasil disimpan.