Jakarta, tvOnenews.com - MotoGP Sports Entertainment Group atau Dorna Sport berencana untuk mengubah jadwal MotoGP Qatar 2026 demi faktor keselamatan imbas konflik Iran vs AS-Israel.
Hal ini diungkapkan oleh Carmelo Ezpeleta selaku CEO MotoGP Sports Entertainment Group, di mana menurutnya akan sulit untuk menggelar balapan MotoGP Qatar 2026 sesuai jadwal yang telah dirilis.
MotoGP Qatar 2026 sendiri akan berlangsung di Sirkuit Lusail pada 12 April mendatang. Namun jadwal tersebut kemungkinan besar akan diubah karena eskalasi konflik di Timur Tengah.
Pasalnya menurut Carmelo Ezpeleta, imbas dari eskalasi tersebut ialah bisa terhambatnya pengiriman logistik seperti motor, peralatan balap hingga kru teknis. Akan tetapi juga menyangkup aspek keselamatan yang tak bisa diabaikan.
"Kami sedang mengevaluasi semua opsi, karena prioritas kami adalah memastikan balapan berlangsung dengan aman,” kata Carmelo Ezpeleta, dilansir dari Motosan.
- Antara
Selain itu eskalasi konflik di Timur Tengah juga memicu potensi pembatasan penerbangan, yang menambah salah satu pertimbangan untuk mengubah jadwal MotoGP Qatar 2026.
Namun Ezpeleta mengaku bahwa pembatalan atau pemindahan venue seri balapan bukan opsi utama namun yang diprioritaskan adalah perubahan jadwal. Nantinya Dorna, FIM dan otoritas Qarae akan berdiskusi dan akan diumumkan beberapa pekan ke depan.
“Kita harus menunggu. Saya tidak bisa mengatakan sekarang bahwa kami tidak akan pergi. Kecil kemungkinan kami ke Qatar pada 12 April, namun saya juga tidak bisa mengatakan kami tidak akan pergi,” tambahnya.
“Pergi ke tempat lain jelas tidak. Soal dimasukkan ke jadwal lain? Kami sangat berpengalaman menyusun kalender. Kami akan segera tahu,” jelasnya lagi.
Sementara itu saat ini para pembalap tengah bersiap tampil di seri balapan kedua MotoGP Brasil 2026, yang berlangsung di Autodromo Internacional Ayrton Senna pada 23 Maret mendatang.
(nad)




