JAKARTA, KOMPAS.com - Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Amman mengaku sudah merespons laporan rombongan turis warga negara Indonesia (WNI) yang terjebak di Amman, Yordania, karena eskalasi di Timur Tengah.
KBRI pun membantah bahwa mereka tidak merespons laporan tersebut karena KBRI sempat memberikan opsi penerbangan alternatif untuk rombongan tersebut pada senin (2/3/2025) lalu.
"KBRI langsung merespons dan sampaikan opsi penerbangan alternatif yang bisa diambil oleh rombongan tersebut sebagaimana KBRI sampaikan ke rombongan wisatawan rohani lain (yang berbeda), yang juga menghubungi KBRI sebelumnya," kata KBRI Amman dalam keterangan yang dibagikan Kementerian Luar Negeri, Kamis (5/3/2026).
Baca juga: KBRI Amman Tanggapi Unggahan Rombongan WNI Terjebak di Yordania, Sebut Sudah Beri Opsi Kepulangan
Dalam komunikasi yang berlangsung, rombongan turis menyampaikan bahwa mereka sedang dalam perjalanan pulang dari Petra ke Amman dan akan kembali ke Indonesia dengan maskapai Etihad pada 4 Maret 2026.
Kemudian pada Selasa (3/3/2026), rombongan tersebut kembali menghubungi KBRI dan menyampaikan bahwa penerbangan dengan Emirates telah dibatalkan.
KBRI menyebutkan, rombongan itu kesulitan mendapatkan opsi penerbangan alternatif yang disarankan.
Baca juga: Soal Unggahan Rombongan WNI yang Terjebak di Yordania, KBRI Amman Langsung Gerak Cepat
"Mereka pun meminta informasi tentang pesawat carter yang tersedia di Yordania dan meminta pemerintah mengevakuasinya. Mereka meminta Pemerintah Indonesia mengevakuasi mereka," tulis KBRI.
Namun KBRI menyatakan bahwa sampai kini memang belum ada rencana evakuasi terhadap WNI wisatawan.
"KBRI telah sampaikan bahwa saat ini belum ada rencana evakuasi WNI wisatawan yang stranded di Amman. KBRI juga menanyakan kondisi kesehatan rombongan dan akan membantu fasilitasi obat-obatan sekiranya dibutuhkan," tulis KBRI.
Baca juga: 160 WNI di Yordania Minta Bantuan Evakuasi di Tengah Konflik Iran Vs AS-Israel, Ini Tanggapan KBRI Amman
KBRI menyatakan masih terus aktif berkomunikasi dan memantau kondisi rombongan wisatawan tersebut.
Sejauh ini tercatat sudah ada 27 WNI wisawatan rohani dari rombongan berbeda yang meninggalkan Yordania dengan penerbangan alternatif via Kairo.
Hari ini, KBRI akan menindaklanjuti permintaan bantuan obat-obatan dari rombongan wisatawan tersebut.
"KBRI masih mencarikan informasi pesawat carter sesuai permintaan mereka. Sesuai hasil komunikasi dengan mereka tadi malam, KBRI tengah menyiapkan konsumsi (menu khas Indonesia) dan akan mengirimkannya kepada mereka sore ini," tulis KBRI.
Baca juga: Menlu RI Minta KBRI Tangani 160 WNI di Yordania yang Minta Dievakuasi
Sebelumnya diberitakan, rombongan WNI yang terjebak di Amman, Yordania, karena penundaan penerbangan mengunggah video di media sosial.
Unggahan tersebut muncul di akun Instagram resmi Renata Tours, @renatatours, pada Rabu (4/3/2026).





