Iran Beri Penjelasan ke Negara Teluk Soal Serangan yang Terjadi

kumparan.com
5 jam lalu
Cover Berita

Presiden Iran Masoud Pezeshkian menyampaikan pandangannya, terkait serangan negerinya ke sejumlah negara-negara di Teluk Arab, usai negerinya digempur Israel-Amerika Serikat (AS). Pezeshkian menyebut, ia tak punya pilihan lain selain membela diri.

"Yang Mulia, para Kepala Pemerintahan negara-negara tentagga. Kami sudah berjuang bersama Anda, lewat diplomasi untuk menghindari perang. Tapi, militer Zionis-AS tetap melakukan agresi militer, yang membuat kami tak punya pilihan selain mempertahankan diri," kata Pezeshkian, lewat akun X nya, @drpezeshkian, Kamis (5/3).

Saat serangan terjadi, Iran dan Amerika Serikat sebenarnya tengah menjalani perundingan di Jenewa yang dimediasi Oman.

Pezeshkian tak menyinggung atau meminta maaf atas eskalasi yang terjadi. Namun, ia menyatakan tetap menghormati kedaulatan negara-negara tetangga serta menghargai integritas teritorial negara-negara itu.

"Kami menghormati kedaulatan kalian, dan kami percaya bahwa keamanan dan stabilitas kawasan harus dicapai lewat upaya kolektif bersama para negara-negara anggota," ucap Pezeshkian.

Serangan di sejumlah negara-negara Teluk Arab memang terjadi. Negara-negara seperti Qatar, Uni Emirat Arab (UEA), Oman, Bahrain, Kuwait, Arab Saudi, Yordania, mengalami serangan usai Israel-AS menghantam Iran pada Sabtu (28/2).

Sejumlah korban tercatat, ada 16 orang luka-luka di Qatar, 3 orang tewas di UEA, dan 18 luka-luka di Kuwait.

Namun serangan ini bukan tanpa alasan. Di sejumlah negara tersebut, terdapat pangkalan bersama yang digunakan militer AS.

Iran jauh hari sudah menyatakan, jika mereka diserang AS maka mereka akan membalasnya dengan menyerang basis-basis militer AS di negara Teluk.

Berikut daftar pangkalan yang digunakan militer AS di Teluk:

QatarBahrainKuwaitUni Emirat ArabIrakArab SaudiYordania

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Tarif Listrik Singapura Berpotensi Naik Imbas Lumpuhnya LNG Qatar
• 7 jam lalukumparan.com
thumb
Presiden Prabowo Ajak Rakyat Jaga Persatuan di Tengah Eskalasi Global
• 22 jam lalumetrotvnews.com
thumb
AHY Berharap Konflik Timur Tengah Tak Menuju Perang Dunia Ketiga
• 16 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Kinerja Bank Perekonomian Kepri: Aset Tumbuh 17,07%, OJK Siapkan Merger 14 BPR
• 15 jam lalubisnis.com
thumb
Tak Biasa! Momen Warga Suriah Santai Nongkrong di Atas Bangkai Rudal Iran
• 11 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.