Garda Revolusi Iran mengungkapkan menyerang kapal tanker minyak AS di wilayah utara Teluk. Kapal itu dilaporkan terbakar.
Dikutip dari Reuters, Kamis (5/3), belum ada konfirmasi lanjutan terkait serangan ini atau terkait serangan serupa yang diklaim dilakukan Iran pekan ini.
Garda Revolusi Iran lewat pernyataan di media pemerintah mengatakan selama perang, pelayaran melalui Selat Hormuz akan di bawah kendali pemerintah Iran.
Sementara itu, Bloomberg melaporkan ada kapal tanker minyak yang meledak di lepas pantai Irak. Ledakan itu merusak tangki dan mengalami kebocoran.
Sonangol Marine Services mengatakan, kapal Sonangol Namibe didekati oleh sebuah kapal kecil di dekat Khir Al Zubair di Irak. Beberapa saat kemudian, terdengar ledakan keras dan awak kapal mengatakan kapal mengalami kebocoran dari tangki pemberat -- kompartemen yang dirancang untuk membantu stabilitas kapal.
Perusahaan mengatakan tidak ada laporan pencemaran dan tidak ada muatan di dalamnya. Sebelumnya, kelompok Angkatan Laut Inggris mengatakan terlihat minyak di perairan terdekat.





