Kebiasaan yang Harus Dihentikan agar Bisa Cepat Naik Jabatan

beautynesia.id
4 jam lalu
Cover Berita

Banyak orang bermimpi untuk naik jabatan dan meraih kesuksesan dalam karier. Namun, pernahkah kamu merasa sudah bekerja keras, tetapi kemajuan yang kamu dapat justru tak terasa?

Sering kali penghalang terbesar dari mimpi itu bukan hanya kurangnya keterampilan atau pengalaman, melainkan juga kebiasaan buruk di kantor yang dilakukan tanpa disadari. Dilansir dari Fodmap Everyday, ada 9 kebiasaan yang perlu dihentikan agar karier cepat naik dan selalu lancar.

Menunggu untuk Diperhatikan

Menunggu untuk diperhatikan tanpa komunikasi jelas bisa menghambat karier cepat naik/Foto: Freepik

Banyak orang berpikir bahwa cukup bekerja dengan baik, dan orang lain akan menyadari usaha mereka. Sayangnya, menunggu untuk diperhatikan bukanlah tips naik jabatan, melainkan sekadar harapan kosong.

Beberapa pekerja bahkan enggan meminta kenaikan jabatan karena takut membicarakannya. Padahal, jika kamu tidak mengungkapkan tujuan dan ambisimu, peluang untuk diperhatikan menjadi sangat kecil.

Ingatlah, manajer bukanlah seorang yang bisa membaca pikiran setiap karyawan yang dibawahinya. Oleh karena itu, jangan ragu untuk menyampaikan secara jelas kemana kamu ingin berkembang dalam kariermu.

Menekankan Kesempurnaan secara Berlebihan

Menekankan kesempurnaan secara berlebihan bisa menajdi salah satu kebiasaan buruk di kantor/Foto: Freepik/DC Studio

Terlalu menekankan kesempurnaan justru bisa menahan langkahmu. Orang yang selalu ingin semuanya sempurna cenderung bergerak lebih lambat, kehilangan kreativitas, dan mengalami stres yang lebih tinggi.

Hal yang lebih ironis adalah, bahkan saat membicarakan soal promosi, yang lebih dihargai adalah orang yang berani mengambil risiko dengan perhitungan dan mampu mendorong proyek maju, bukan mereka yang menghabiskan waktu berjam-jam hanya untuk menyempurnakan sebuah slide. Bahkan, Harvard Business Review menunjukkan bahwa orang yang terlalu mengejar kesempurnaan sering kesulitan dalam membuat keputusan dan membangun kepercayaan sebagai pemimpin.

(naq/naq)

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Lima Daerah di Riau Tetapkan Status Siaga Darurat Karhutla
• 5 jam lalurepublika.co.id
thumb
Pemkab Nagan Raya terima dana pemulihan bencana Rp300 juta dari PT BEL
• 20 jam laluantaranews.com
thumb
MKMK Minta Seleksi Hakim Konstitusi Transparan: Kalau Tidak, Bisa Picu Kegaduhan Publik
• 5 jam laluliputan6.com
thumb
Apple Luncurkan Macbook Neo, Ini Spesifikasi dan Perkiraan Harganya di Indonesia
• 7 jam laluidxchannel.com
thumb
DPR RI Respons Positif Pemulihan Warga Pasca Bencana Sumatera
• 20 menit lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.