jpnn.com, JAKARTA - Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho mengampanyekan keselamatan mudik Lebaran melalui lagu yang berjudul “Mudik Tertib Ojo Kesusu”.
Lagu ini merupakan bentuk sosialisasi kepada masyarakat agar tidak tergesa-gesa dalam berkendara dan tetap tertib berlalu lintas, keamanan perjalanan tidak hanya saat berangkat, tetapi juga saat kembali.
BACA JUGA: Masa Jabatan Kapolri Digugat ke MK, Ahmad Sofian Singgung Batas Waktu dan Regenerasi Polri
Sejumlah masyarakat pun mengapresiasi cara sosialisasi keselamatan berkendara yang dilakukan Polri dalam momentum mudik Lebaran 2026. Hal ini lantaran, lonjakan arus mudik Lebaran 2026 diproyeksikan mencapai sekitar 3,5 juta kendaraan keluar dari Jakarta.
Wina (35), warga Kalibata, Jakarta Selatan menyambut baik kampanye lagu “Mudik Tertib Ojo Kesusu”. Menurutnya, pesan agar tidak tergesa-gesa saat berkendara sangat relevan bagi para pemudik, termasuk dirinya yang juga akan mudik ke Solo menggunakan mobil.
BACA JUGA: Antisipasi Lonjakan Mudik 2026, KAI Bandara Operasikan 94 Perjalanan Per Hari
“Ini menurut saya bagus sekali ya lagunya easy listening, jadinya gampang diingat. Karena di dalam lirik lagunya terdapat imbauan kepada masyarakat keselamatan selama perjalanan adalah prioritas utama,” ujar Wina.
Hal yang sama dikatakan Brendy (30) pekerja swasta yang berencana akan mudik ke Surabaya memakai mobil bersama keluarga.
BACA JUGA: Saat Jalanan Padat dan Mesin Terforsir, Pertamina Lubricants Hadir di Jalur Mudik
Menurut Brendy, lagu kampanye keselamatan mudik ini memiliki pesan yang kuat dan mudah diingat.
Selain itu kata Brendy, lagunya sangat mudah didengar untuk semua kalangan baik dari muda maupun yang dewasa.
“Lagunya enak didengar dan mudah dihafal juga. Cocok untuk menemani perjalanan kami yang mudik. Yang paling saya inget lirik Ojo Kesusu. Jadi ini bagi saya ini sangat kuat pesannya yakni harus sabar dan fokus keselamatan untuk para pemudik. Terlebih kami yang akan mudik ke kampung halaman, jadi lagu ini imbauannya sangat relate dengan orang-orang yang mau mudik,” kata Brendy.
Windi (27) warga Taman Sari, Jakarta Barat menilai kampanye keselamatan mudik melalui lagu Mudik Tertib Ojo Kesusu sangat tepat.
Menurut Windi, banyak pengendara yang sering terburu-buru saat mudik, padahal perjalanan jauh membutuhkan kehati-hatian agar semua orang bisa sampai tujuan dengan selamat.
"Lagu enak untuk menemani perjalanan mudik dan enggak bikin ngantuk. Sosialisasi keselamatan mudik melalui lagu sudah sangat tepat. Karena dengan adanya lagu, masyarakat itu jadi mudah mengingat imbauan yang dilakukan polisi,” ucap Windi yang akan mudik ke Purwokerto. (cuy/jpnn)
Yuk, Simak Juga Video ini!
BACA ARTIKEL LAINNYA... Persiapan Mudik 2026, Hutama Karya & ATI Cek Kesiapan Tol Fungsional Palembang-Betung
Redaktur & Reporter : Elfany Kurniawan



