Risa Amel Keluar dari Zona Nyaman, Kini Eksplorasi Musik Hipdut

kumparan.com
6 jam lalu
Cover Berita

Penyanyi dangdut jebolan KDI, Risa Amel, kini mencoba warna baru dalam perjalanan karier bermusiknya. Penyanyi yang selama ini dikenal lewat dangdut klasik itu mulai mengeksplorasi genre Hipdut atau hiphop dangdut yang tengah ramai di media sosial.

Belakangan ini, lagu-lagu Hipdut kerap viral dan digunakan sebagai latar berbagai video di platform digital, terutama oleh kalangan remaja. Melihat tren tersebut, Risa Amel merasa perlu beradaptasi dengan perkembangan industri musik.

Sebagai musisi dangdut, Risa mengaku tak ingin terlalu terpaku pada idealisme semata. Ia merasa penting untuk mengikuti selera pasar tanpa meninggalkan ciri khasnya.

“Tentunya sebagai musisi aku juga enggak boleh terlalu idealis. Harus bisa menyesuaikan dengan apa yang sedang ramai sekarang. Di Hipdut menurutku aku masih bisa mengeksplorasi ciri khas aku sendiri,” ujar Risa Amel.

Menurutnya, genre Hipdut tetap memberi ruang bagi karakter vokal dangdut yang sudah melekat pada dirinya. Namun, sentuhan hiphop membuat musiknya terdengar lebih modern, segar, dan energik.

Meski begitu, proses adaptasi ke genre baru tersebut tidak berjalan mudah. Risa mengaku harus keluar dari zona nyaman karena selama ini terbiasa dengan dangdut klasik.

“Prosesnya lumayan sulit karena basic aku klasik, ditambah circle pertemanan juga dangdut semua. Jadi benar-benar harus banyak mencari referensi untuk tahu bagaimana bernyanyi Hipdut yang benar dan seperti apa stylenya,” jelasnya.

Ia pun mempelajari berbagai referensi, mulai dari teknik vokal hingga gaya panggung yang sesuai dengan karakter musik Hipdut.

Tak hanya soal musik, perubahan juga harus dilakukan dari sisi branding. Risa menyebut penampilan dan citra dirinya perlu menyesuaikan dengan genre baru yang ia usung.

“Tantangan terbesarnya adalah harus mengubah branding, mulai dari style berpakaian, postingan di media sosial, sampai pembawaan diri,” kata Risa.

Keputusan untuk mencoba Hipdut juga tak lepas dari pengaruh media sosial. Menurutnya, platform digital seperti TikTok, YouTube, dan Instagram kini sangat berperan dalam menentukan tren musik.

“Sangat besar pengaruhnya. Sekarang di semua platform, musik Hipdut lagi viral banget. Jadi aku enggak mau ketinggalan membuat karya yang sedang diminati banyak orang, terutama remaja dan anak muda,” tuturnya.

Fenomena viral di media sosial membuat genre Hipdut semakin cepat diterima oleh pasar musik. Risa Amel pun melihat momentum ini sebagai peluang untuk menjangkau pendengar yang lebih luas.

Lewat karya terbarunya di genre Hipdut, ia berharap para penggemarnya tetap memberikan dukungan, sekaligus membuka jalan untuk menarik pendengar baru.

“Mudah-mudahan mereka tetap support dan suka karya terbaru aku. Semoga dengan merilis Hipdut ini juga bisa menambah penggemar baru,” ujar Risa Amel.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Bambang Patijaya Dukung Langkah Menteri ESDM Mitigasi Pasokan Migas Nasional Terkait Risiko Penutupan Selat Hormuz
• 23 jam lalujpnn.com
thumb
Penumpukan Truk di Merak, Kapasitas Dermaga Dinilai Tak Memadai
• 9 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Sesalkan RI Belum Kutuk Serangan AS-Israel ke Iran, FPI Tunggu Penjelasan Pemerintah
• 9 jam lalusuara.com
thumb
KPK Sebut Ada Permintaan Agar SKPD Menangkan Perusahaan Fadia Arafiq
• 21 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Jadwal SIM Keliling di Bandung Hari Ini 5 Maret 2026, Cek Lokasi dan Persyaratannya
• 17 jam lalurctiplus.com
Berhasil disimpan.