ANGKA kecelakaan pemudik yang menggunakan sepeda motor menjadi sorotan setiap tahunnya. Wakil Ketua Komisi V DPR RI Syaiful Huda mengimbau agar pemerintah menyediakan transportasi lain seperti mudik gratis.
Ia menyebut mudik menggunakan kendaraan roda dua atau sepeda motor masih menjadi pilihan sebagian masyarakat.
"Saya mencatat bahwa dalam kurun waktu 2022 hingga 2025, sekitar 75,9% kecelakaan selama masa mudik dialami oleh pengguna sepeda motor. Angka ini setara dengan sekitar 179.566 pemudik,” ujar Syaiful dalam keterangannya, Kamis (5/2).
Baca juga : Kecelakaan Meningkat 74 Persen, Polri Imbau Masyarakat Tidak Mudik Pakai Sepeda Motor
Angka kecelakaan mudik dengan sepeda motor menurutnya bisa ditekan dengan memberikan alternatif moda transportasi yang lebih aman bagi masyarakat. Pemerintah masih memiliki waktu mengkaji opsi-opsi. Menurutnya, pembatasan dapat dilakukan dengan tetap memperhatikan kebutuhan masyarakat serta menyediakan pilihan transportasi lain.
“Beberapa waktu lalu saya juga menyampaikan kepada Kementerian Perhubungan bahwa masih ada waktu sekitar satu bulan untuk mengkaji kemungkinan pembatasan pemudik menggunakan sepeda motor, dengan catatan pemerintah menyediakan alternatif melalui program mudik gratis,” jelas Legislator dari Fraksi PKB ini.
Ia menambahkan, jumlah pemudik yang menggunakan sepeda motor memang sangat besar, bahkan bisa mencapai sekitar 24 juta orang. Namun, katanya, sebagian dari mereka dapat dialihkan menggunakan moda transportasi yang lebih aman seperti bus atau kereta api, terutama bagi keluarga yang biasanya mudik bersama anak dan pasangan.
“Jika pemudik sepeda motor dapat dikonversi ke moda transportasi yang lebih aman, maka secara otomatis potensi kecelakaan akan menurun,” pungkas Syaiful. (H-4)





