Suporter Ramai-ramai Desak Manajemen Evaluasi Pelatih! Sebut Laga Kandang Serasa Tandang

harianfajar
1 jam lalu
Cover Berita

MAKASSAR, FAJAR –– Suporter rama-ramai mendesak manajemen PSM Makassar untuk mengevaluasi pelatih. Rentetan kekalahan harus cepat dihentikan.

Penggemar memang menyampaikan aksi protesnya. Terutama usai kekalahan memalukan 4-2 di kandang, Senin, 2 Maret lalu melawan Persita. Terlebih lagi, hasil itu tercipta setelah PSM sempat unggul dua gol lebih dahulu.

Menteri Luar Negeri Red Gank, Muhammad Alfajri menyampaikan, pertandingan di kadang lalu terasa seperti laga tandang. Terlebih lagi, kalah dalam kondisi yang memalukan.

“Pastinya hasil kontra Persita membuat kami sangat kecewa kepada semua pihak yang ada di tim, mulai manajemen, pelatih, dan pemain. Kita bermain di kandang tapi rasanya kita yang tim tamu,” ujarnya, Rabu (4/3/2026).

Lebih lanjut dia menyampaikan, kekecewaan ini diluapkan setelah PSM gagal meraih kemenangan dalam 11 pertandingan. Menurutnya, tidak biasanya PSM berada dalam kondisi ini, sehingga mereka mempertanyakan apa sebenarnya yang terjadi di internal tim hingga memicu kondisi ini.

“Teman-teman suporter meluapkan kekecewaannya, itu adalah hal yang sangat wajar. Kami melihat 11 pertandingan tanpa kemenangan, di mana tanggung jawab pelatih dan pemain,” lanjutnya.

Dia juga mengaku sempat mempertanyakan kepada pemain terkait dengan gaji mereka, namun para pemain menjawab semuanya aman dan tidak ada masalah. Itu sebabnya dia merasa bingung kenapa performa pemain seperti ogah-ogahan di lapangan.

“Kami sering tanyakan ke mereka terkait gaji, katanya aman saja. Lantas apa yang membuat main ogah-ogahan di lapangan? Asisten pelatih pun mengatakan apa yang ditampilkan di latihan jauh berbeda dengan apa yang dilihat di pertandingan. Ada apa sebenarnya dengan klub ini,” tuturnya.

Dia bahkan secara khusus menyampaikan harapan kepada CEO PSM Makassar, Sadikin Aksa, agar segera mengambil sikap. Para suporter tidak ingin pimpinan manajemen juga tutup mata dengan kondisi ini, sebab bisa menimbulkan hal yang lebih fatal.

“Harapan saya, tolong segera bangkit. Kami tidak mau melihat tim dengan sejarah panjang ini ada di liga 2. Kami titip pesan kepada CEO, segera hadir dan bertanggungjawab atas ini semua. Ini tidak lepas dari perannya yang sangat jarang mendampingi tim di saat pertandingan,” pintanya.

Hal serupa juga dilontarkan oleh Anggota Komunitas VIP Utara (KVU) Sulyadi Abbas. Dia berharap manajemen serius melihat hal ini, agar PSM bisa segera bangkit.

“Sebaiknya manajemen cepat ambil sikap, masalah apa sebenarnya yang terjadi di dalam tim itu segera diatasi. Jangan dibiarkan berlarut-larut, kasihan juga kita ini kalau PSM sampai degradasi,” kata dia.

Pria yang akrab disapa Adit itu juga menyampaikan, PSM sudah harus bangkit dari pertandingan ke pertandingan berikutnya. Sebab jika tidak, PSM bisa saja tercebur ke zona degradasi dan tidak mampu bertahan di Super League musim depan.

“Bangkit itu sebuah keharusan, jangan dibiarkan begini terus. Jangan sampai nanti malah degradasi. Kita tidak punya sejarah itu dan jangan sampai hal itu terjadi,” harapnya. (*)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Mentor Juragan Jaman Now Jawab Kebutuhan Pelaku UMKM
• 6 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Transformasi Polri Presisi Dinilai Penting untuk Menjaga Stabilitas Hukum dan Pembangunan Nasional
• 6 jam lalutvonenews.com
thumb
OJK Ungkap Mirae Asset Sekuritas Raup Untung Rp14,5 Triliun dari Goreng Saham BEBS
• 17 jam laluidxchannel.com
thumb
Free and Open: Arah Strategis Hubungan Indonesia-Jepang
• 8 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Perkuat Jejaring Kemitraan, Polbangtan Kementan Pastikan Lulusan Kompeten
• 12 jam laluterkini.id
Berhasil disimpan.