JAKARTA, KOMPAS.TV — Tenggelamnya kapal perang Iran akibat serangan torpedo dari kapal selam Amerika Serikat (AS) dinilai berpotensi memicu eskalasi konflik yang lebih besar di kawasan. Mantan Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI (Purn) Agus Supriatna menilai Iran kemungkinan besar tidak akan tinggal diam setelah insiden tersebut.
Serangan terhadap kapal perang Iran terjadi di tengah meningkatnya konflik antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran yang telah berlangsung sejak akhir Februari 2026.
Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth mengonfirmasi bahwa kapal selam Amerika menenggelamkan kapal fregat Iran IRIS Dena dengan torpedo di Samudra Hindia, dekat Sri Lanka.
Baca Juga: Detik-Detik Torpedo AS Hantam Kapal Perang Iran di Samudera Hindia, 87 Orang Tewas
Serangan tersebut menewaskan puluhan awak kapal Iran dan memicu perhatian internasional karena kapal itu disebut berada di perairan internasional ketika diserang.
Menanggapi insiden tersebut, Agus Supriatna memperkirakan Iran akan memberikan respons keras karena serangan itu menyentuh persoalan harga diri dan kedaulatan negara.
“Ini kan bukan kapal perang untuk melaksanakan perang dengan Amerika dan Israel. Dia baru kembali dari latihan. Nah, dihantam begitu. Saya yakin Iran tidak akan diam,” ujar Agus dalam diskusi Kompas Petang di KompasTV, Kamis (5/3/2026).
Menurut Agus, tenggelamnya kapal perang Iran berpotensi memicu respons militer yang lebih kuat dari Teheran.
Ia menilai Iran akan memandang serangan tersebut sebagai penghinaan terhadap kedaulatan negara.
“Oh, jelas Iran sudah merasa ini harga diri dan kedaulatannya,” katanya.
Ia juga menilai langkah militer Amerika Serikat dalam konflik ini berpotensi memperluas eskalasi karena Iran dikenal memiliki kemampuan militer yang telah dipersiapkan untuk menghadapi kemungkinan konflik dengan Washington.
Baca Juga: IRGC: Wanti-Wanti AS & Israel! Iran Siapkan Serangan Rudal Kejutan & Operasi Berlapis
Kritik terhadap Strategi Perang ASPenulis : Rizky L Pratama Editor : Gading-Persada
Sumber : Kompas TV
- kapal perang Iran ditenggelamkan
- torpedo AS Iran
- Iran balas serangan Amerika
- konflik Iran Amerika terbaru
- analisis militer Iran AS
- Agus Supriatna KSAU





