Pantau - Pemerintah Kabupaten Natuna di Provinsi Kepulauan Riau menyiapkan 16 titik tambahan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk mendukung pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T).
Bupati Natuna Cen Sui Lan menyampaikan bahwa 16 titik tambahan tersebut tersebar di sejumlah kecamatan di Kabupaten Natuna sebagai upaya pemerataan layanan pemenuhan gizi bagi masyarakat di daerah kepulauan.
Ia menjelaskan bahwa kondisi geografis Natuna yang terdiri dari banyak pulau serta keterbatasan akses transportasi dan infrastruktur jalan menjadi tantangan dalam distribusi makanan bergizi.
"Geografis kita berbeda dengan daerah lain, medan jalan juga tidak mudah, sehingga kita perlu penambahan SPPG agar distribusi makanan bergizi bisa merata", ungkapnya.
Kondisi SPPG di Kabupaten NatunaSaat ini jumlah SPPG di Kabupaten Natuna tercatat sebanyak 26 unit yang terdiri dari 14 unit SPPG jenis 3T dan 12 unit SPPG aglomerasi.
SPPG jenis 3T merupakan dapur yang memproduksi makanan bergizi gratis bagi penerima manfaat dengan jumlah kurang dari 1.000 jiwa.
Sementara SPPG aglomerasi melayani penerima manfaat dengan jumlah lebih dari 1.000 jiwa.
Dari total 26 unit SPPG yang ada di Natuna, sebanyak 10 unit telah beroperasi.
SPPG lainnya telah selesai dibangun namun masih menunggu operasional.
Sebagian unit SPPG lainnya masih berada dalam tahap pembangunan.
Usulan Penambahan kepada BGNPemerintah Kabupaten Natuna telah mengajukan usulan penambahan 16 titik SPPG kepada Badan Gizi Nasional (BGN).
Jika usulan tersebut disetujui maka total jumlah SPPG jenis 3T di Kabupaten Natuna akan bertambah menjadi 30 unit.
Ia juga menyampaikan bahwa sebagian fasilitas dapur untuk program tersebut sebenarnya telah siap digunakan.
"Sebanyak 14 SPPG 3T sudah selesai dibangun dan tinggal menunggu surat keputusan operasional dari BGN", ungkapnya.




