Semen Padang menunjuk Imran Nahumarury sebagai pelatih kepala tim hingga sisa laga Super League musim ini. Eks pelatih Malut United itu menggantikan pelatih sebelumnya, Dejan Antonic, yang dipecat kurang dari 24 jam lalu.
Semen Padang resmi memecat Dejan Antonic selepas laga melawan PSIM Yogyakarta di Stadion H. Agus Salim, Rabu (4/3). Laga itu berakhir imbang 0-0. Adapun Imran Nahumarury dikenal sukses saat menangani Malut United.
Lewat Instagram resminya, Semen Padang mengumumkan kerja sama dengan Imran Nahumarury untuk menukangi Semen Padang hingga sisa laga Super League musim ini. Tentu, Imran Nahumarury diharapkan bisa membawa Semen Padang lolos dari degradasi.
"Selamat datang coach Imran Nahumarury di Semen Padang," tulis singkat Semen Padang.
Imran Nahumarury sukses kala menangani Malut United. Dia berhasil membawa Malut United promosi ke Super League pada 2023/24. Bahkan, Imran juga berhasil membawa Malut United finis di posisi tiga besar pada musim perdananya di Super League.
Lalu, Imran berpisah dengan Malut United jelang musim 2025/26. Imran dipecat usai terbukti melakukan praktik pemotongan gaji dan pengambilan bayaran pemain bersama asistennya saat itu, Yeyen Tumena.
Adapun saat ini Semen Padang berada di zona merah degradasi dengan menempati peringkat ke-17 klasemen sementara dengan raihan 17 poin.





