KOMPAS.TV - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengungkapkan alasan stok Bahan Bakar Minyak (BBM) Indonesia hanya berkisar maksimal 25 hari.
Bahlil menyebut, ketersediaan BBM itu mengikuti ketersediaan fasilitas penyimpanan.
Sejauh ini kata Bahlil, kapasitas penyimpanan (storage) BBM di dalam negeri hanya berkisar 22-23 hari.
"Jadi kita enggak bisa katakanlah teman-teman menganggap harus Pak kita stok 60 hari mau isi taruh di mana? Kita nggak punya Storage-nya (nggak cukup)," kata Bahlil di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Rabu (4/3/2026).
Bahlil sebelumnya mengatakan cadangan BBM di Indonesia cukup untuk 20 hari pasca penutupan Selat Hormuz, salah satu jalur distribusi BBM dunia, akibat perang Iran melawan Amerika Serikat dan Israel.
Baca Juga: Bahlil: Pemerintah Negosiasi Bebaskan 2 Kapal Tanker Pertamina yang Terjebak di Selat Hormuz
Penulis : Dian-Septina
Sumber : Kompas TV
- bahlil
- menteri esdm
- stok bbm
- bbm
- bbm indonesia
- israel as vs iran





