Musrenbang Makassar 2027, Gubernur Sulsel Tekankan Penanganan Sampah dan Edukasi Lingkungan

harianfajar
13 jam lalu
Cover Berita

FAJAR, MAKASSAR — Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman menekankan pentingnya penanganan persoalan lingkungan, khususnya pengelolaan sampah di Kota Makassar.

Hal tersebut disampaikan saat menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kota Makassar Tahun 2027 yang digelar Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Makassar di Hotel Claro Makassar, Kamis (5/3/2026).

Menurutnya, persoalan lingkungan menjadi isu strategis yang harus mendapat perhatian serius, terlebih masalah persampahan yang juga menjadi perhatian pemerintah pusat.

“Yang pertama sebenarnya concern kita kalau Makassar ini tentu tidak jauh-jauh dari persoalan lingkungan. Dan ini juga pesan Bapak Presiden terkait masalah persampahan seluruh daerah,” ujarnya.

Ia mengakui persoalan sampah bukan hal mudah untuk diselesaikan. Namun, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan berkomitmen untuk terus bekerja sama dengan Pemerintah Kota Makassar dalam mencari solusi terbaik.

“Kami juga tentu akan terus bagaimana membantu sama-sama kita, karena ini juga tugas dan tanggung jawab kami juga,” kata Andi Sudirman.

Ia mengungkapkan bahwa pemerintah pusat melalui Kementerian Lingkungan Hidup telah memasukkan Makassar sebagai salah satu dari sekitar sembilan kota di Indonesia yang akan mendapatkan program pembangunan sistem pengelolaan sampah.

Menurutnya, posisi Makassar sebagai pusat kawasan Indonesia Timur menjadikan pembangunan sistem pengelolaan sampah di kota ini sangat penting.

Meski demikian, ia mengingatkan pemerintah daerah agar memastikan seluruh persyaratan kesiapan program atau readiness criteria terpenuhi agar program tersebut dapat direalisasikan oleh pemerintah pusat.

Karena itu, ia meminta Dinas Lingkungan Hidup Kota Makassar mempersiapkan seluruh dokumen dan persyaratan yang dibutuhkan secara serius.

Selain penguatan sistem pengelolaan sampah, Andi Sudirman juga menekankan pentingnya edukasi kepada masyarakat sejak dari hulu, termasuk membiasakan pemilahan sampah berdasarkan jenisnya.
Menurutnya, kampanye pemilahan sampah berbasis warna dapat menjadi cara efektif untuk membangun kebiasaan masyarakat.

“Masyarakat kita ini sudah harus dibiasakan kampanye-kampanye lihat warna apa, sampah apa. Misalnya hijau untuk yang bisa didaur ulang atau organik, kuning untuk jenis tertentu, merah untuk yang berbahaya,” jelasnya.

Ia mencontohkan kebiasaan tersebut telah lama diterapkan di sejumlah negara sehingga masyarakat dapat dengan mudah mengenali jenis sampah hanya dengan melihat warna tempat sampah.
“Begitu lihat langsung hafal karena sudah terbiasa setiap hari,” tutupnya. (*)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Mitigasi Dampak Konflik AS-Iran, Kemendag Siapkan Diversifikasi Pasar Ekspor UMKM
• 14 jam laluidxchannel.com
thumb
Nadiem Makarim Terancam Operasi Lagi di Tengah Sidang Korupsi Chromebook
• 19 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Dunia Cemas Harga Migas, Norwegia Tenang Berkat Tingginya Adopsi Mobil Listrik
• 18 jam lalukatadata.co.id
thumb
[Foto] Pengemudi Taksi dan Ojek Online akan Dapatkan BHR dari Aplikator
• 11 jam lalukatadata.co.id
thumb
Ciri Kepribadian Orang yang Suka Tertawa pada Lelucon Sendiri
• 21 jam lalubeautynesia.id
Berhasil disimpan.