Ketua Dewan Pembina Majelis Rosulullah Pusat, Habieb Nabil bin Fuad Al Musawa, menyampaikan bahwa Presiden membuka ruang bagi para ulama untuk memberikan masukan terkait berbagai isu global, termasuk perkembangan situasi geopolitik di Timur Tengah.
Menurutnya, sejumlah isu yang menjadi perhatian di antaranya konflik yang melibatkan Iran dan Amerika Serikat serta dampaknya terhadap stabilitas global.
“Beliau juga ingin mendengar masukan terkait perkembangan terkini, termasuk soal BoP dan situasi di Timur Tengah, mungkin terkait Iran dengan Amerika. Banyak hal,” kata Habieb Nabil.
Baca Juga: Board of Peace hingga Hilirisasi Jadi Instrumen Kunci Dorong Target Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen
Terkait keberadaan Indonesia dalam Board of Peace (BoP), Habieb Nabil menilai forum tersebut sejauh ini dinilai kurang efektif sehingga perlu ditinjau kembali oleh pemerintah.
“Kalau menurut kami keberadaan BoP kurang efektif. Jadi mungkin Presiden perlu meninjau ulang. Kalau bisa mengundurkan diri lebih bagus,” ujarnya.
Habieb Nabil berharap pandangan tersebut dapat disampaikan langsung kepada Presiden apabila ada kesempatan dalam pertemuan bersama para tokoh agama.
“Mudah-mudahan kalau diberi kesempatan akan disampaikan,” kata dia.





