JAKARTA, KOMPAS.com – Seorang bayi laki-laki ditemukan dalam kondisi hidup di depan SD Tarakanita I, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, pada Rabu (4/3/2026). Polisi menduga bayi tersebut sengaja ditinggalkan oleh seseorang di lokasi tersebut.
Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan AKBP Murodih mengatakan, dugaan itu muncul setelah petugas menemukan sejumlah perlengkapan bayi yang ikut ditinggalkan bersama bayi tersebut.
“Memang kalau dilihat dari TKP, bayi itu sudah memang sengaja ditaruh di situ. Karena kelengkapan bayinya sudah disiapkan juga,” jelas Murodih saat ditemui wartawan di Pesanggrahan, Kamis (5/3/2026).
Baca juga: Dalam 3 Hari, Dua Bayi Dibuang di Jakarta Selatan
Saat ditemukan, bayi laki-laki itu berada di dalam tas kertas berwarna biru dan dibalut kain bermotif bunga. Kondisinya dilaporkan dalam keadaan sehat. Murodih menuturkan, bayi tersebut diperkirakan masih sangat muda, bahkan belum genap berusia satu minggu.
“Di sana terlihat bahwa ditemukan ada seorang bayi yang memang diperkirakan masih berumur di bawah tujuh hari,” kata dia.
Bayi itu pertama kali ditemukan oleh seorang guru bernama Maryono (44) yang tiba di sekolah sekitar pukul 04.00 WIB.
Saat hendak memasuki area sekolah, Maryono melihat benda mencurigakan di dekat taman, tidak jauh dari pintu gerbang sekolah. Ia kemudian memanggil petugas keamanan untuk memeriksa dua tas kertas yang berada di lokasi tersebut.
“Setelah dia mau masuk ke pintu gerbang, ternyata di samping pintu gerbang itu ada barang yang mencurigakan,” kata Murodih.
Ketika diperiksa, di dalam salah satu tas kertas tersebut ditemukan bayi laki-laki yang terbungkus kain bermotif bunga.
Selanjutnya, bayi itu dibawa ke Puskesmas Kebayoran Baru untuk mendapatkan pemeriksaan kesehatan. Setelah itu, penanganannya dilanjutkan oleh Suku Dinas Sosial Jakarta Selatan.
Baca juga: Bayi Ditemukan Dalam Tas Kertas di Depan Sekolah Kebayoran Baru
Sebelumnya, seorang bayi perempuan juga ditemukan di dalam tas belanja hitam yang diletakkan di gerobak nasi uduk di ujung gang sempit. Bayi itu ditemukan di di Jalan Pejaten Raya, Pasar Minggu, Selasa (3/3/2026).
Di dalam tas itu juga ditemukan perlengkapan bayi, seperti susu bayi kemasan kotak merah, tisu basah, sarung tangan biru, serta secarik kertas.
Dalam surat tersebut tertulis bahwa bayi itu telah diberi nama dengan inisial AR dan baru lahir pada Senin (2/3/2026).
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang




