Pengiriman Motor Listrik Belum Bisa Pakai Kereta Api, Kemenhub Beberkan Alasannya

idxchannel.com
1 jam lalu
Cover Berita

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memastikan motor listrik belum bisa diakomodir untuk diangkut menggunakan rangkaian kereta barang.

Pengiriman Motor Listrik Belum Bisa Pakai Kereta Api, Kemenhub Beberkan Alasannya. (Foto Iqbal Dwi/IMG)

IDXChannel - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memastikan motor listrik belum bisa diakomodir untuk diangkut menggunakan rangkaian kereta barang. Hal ini lantaran belum tersedianya standar operasional prosedur yang mengatur model pengangkutan transportasi listrik.

Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Kereta Api Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Arif Anwar mengatakan, belum bisa diangkutnya motor listrik dalam rangkaian kereta menimbang aspek keselamatan rangkaian kereta. Sehingga, saat ini hanya motor dengan bahan bakar konvensional yang bisa diangkut jarak jauh menggunakan kereta api.

Baca Juga:
EVMoto Luncurkan Layanan Ojol Motor Listrik, Armadanya Dipasok Grup KRYA-ECGO

"Motor listrik belum kami terima, karena kami belum punya SOP untuk membawa sepeda motor listrik. Apakah baterainya harus dilepas atau tetap dipasang, itu belum ada," ujarnya dalam Talkshow Ngobras: Mudik Nebeng Motis Aja, di Jakarta, Kamis (5/3/2026).

Arif mengatakan, pengangkutan motor listrik ke atas kereta memerlukan standar khusus untuk menjamin keamanan dan keselamatan rangkaian kereta. Hal ini terutama menimbang komponen baterai yang sensitif terhadap api. Sedangkan untuk motor konvensional, bisa diangkut karena bahan bakarnya dikosongkan.

Baca Juga:
Menperin Pastikan Motor Listrik Tak Dapat Insentif di 2026, Ini Alasannya

"Jadi daripada membahayakan, untuk sampai dengan saat ini kita belum menerima motor listrik," kata dia.

Baca Juga:
Prabowo Bentuk Satgas, Targetkan 100 GW PLTS dan Konversi 120 Juta Motor Listrik

Pada tahun ini, Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perkeretaapian memberikan tiket gratis untuk pengangkutan sepeda motor selama periode lebaran. Program ini ditujukan agar mengurangi penggunaan kendaraan roda 2 sebagai pilihan transportasi mudik.

Tahun ini, program mudik motor gratis tersedia untuk 28 ribu tiket penumpang orang, dan 11.500 tiket motor. Masyarakat bisa mendaftarkan diri melalui laman nusantara.kemenhub.go.id. Pendaftaran dibuka sampai dengan 29 Maret 2026, untuk periode keberangkatan atau arus mudik akan diselenggarakan pada 13 sampai 19 Maret. Sementara untuk periode arus balik akan berlangsung pada 24-30 Maret 2026.

Berapa stasiun yang melayani pendaftaran di antaranya Stasiun Jakarta Gudang, Tangerang, Bekasi, Depok Baru, Kiaracondong, Cirebon Prujakan, Tegal, Pekalongan, Semarang Tawang, Cepu, Kroya, Purwokerto, Kebumen, Kutoarjo, Lempuyangan, Purwosari, hingga Madiun.

Arif menuturkan, layanan Motis Lebaran 2026 akan melayani tiga lintasan utama, yakni Lintas Utara, Lintas Tengah, dan Lintas Selatan. Penambahan lintas selatan pada tahun ini dilakukan untuk memperluas jangkauan layanan bagi masyarakat.

Dalam program ini, setiap peserta yang mendaftarkan sepeda motor berkapasitas maksimal 200 cc dapat memperoleh fasilitas dua tiket penumpang dan satu tiket infant secara gratis dengan sejumlah persyaratan administrasi, seperti kepemilikan KTP, Kartu Keluarga, serta SIM C.

(Dhera Arizona)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
IHSG Menguat Dibayangi Koreksi saat Bursa Asia Anjlok dan Wall Street Menguat
• 16 jam laluviva.co.id
thumb
Penyaluran Paylater dan Pinjol Meningkat Jelang Ramadan dan Idul Fitri
• 11 jam lalukatadata.co.id
thumb
Tak Mau Tutupi lagi, Pelatih Persebaya Bernardo Tavares Siapkan Taktik Khusus Redam Borneo FC, Belajar dari Persib?
• 7 jam lalutvonenews.com
thumb
‎Jadwal Siaran Langsung Manila Digger Vs Dewa United di AFC Challenge League, Banten Warriors Hadapi Ujian Berat di Filipina
• 13 jam lalutvonenews.com
thumb
Jimly Asshidqie: Tugas Komisi Percepatan Reformasi Polri Rampung, Tinggal Tunggu Arahan Prabowo
• 3 jam laludisway.id
Berhasil disimpan.