IHSG Menguat Dibayangi Koreksi saat Bursa Asia Anjlok dan Wall Street Menguat

viva.co.id
6 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – IHSG dibuka menguat 55 poin atau 0,74 persen di level 7.632 pada pembukaan perdagangan Kamis, 5 Maret 2026.

Head of Retail Research BNI Sekuritas, Fanny Suherman memprediksi, IHSG berpotensi menguat pada perdagangan hari ini.

Baca Juga :
Bursa Asia Sambut Redanya Harga Minyak Dunia, Indeks Korsel Pimpin Kenaikan Pasar Global
Analis: IHSG Kehilangan Momentum, Berpotensi Terjun ke Level 7.140

"IHSG berpotensi menguat ke 7.700, tapi masih rentan kembali koreksi sepanjang belum closing di atas 7.720," kata Fanny dalam riset hariannya, Kamis, 5 Maret 2026.

IHSG
Photo :
  • Antara

Dia mengatakan, pada Rabu kemarin pasar saham Korea Selatan mengalami penurunan tajam. Indeks Kospi Korea Selatan turun 12,06 persen, dan Kosdaq melemah turun 14 persen di tengah meningkatnya perang di Timur Tengah. 

Investor di kawasan tersebut juga akan mengamati pertemuan parlemen tahunan para pembuat kebijakan China, yang akan dimulai pada hari itu juga.

Pertemuan yang dijuluki 'The Two Sessions' ini terdiri dari kongres konsultatif yang akan dimulai pada hari itu juga, dan Kongres Rakyat Nasional yang dijadwalkan dibuka pada hari Kamis.

Perdana Menteri Tiongkok, Li Qiang, akan mengumumkan serangkaian target ekonomi di Kongres Rakyat Nasional, yang sebagian besar telah diputuskan pada pertemuan bulan Desember.

Sementara itu, indeks S&P/ASX 200 Australia turun 1,94 persen, Taiex Taiwan melemah 4,35 persen, dan Hang Seng Hong Kong berkurang 2,01 persen. Di Jepang, indeks Nikkei 225 dan Topix juga mengalami penurunan, masing-masing turun lebih dari 3 persen.

"Support IHSG berada di level 7.400-7.470 sementara resist IHSG di rentang 7.700-7.720," ujarnya," ujarnya.

Sebagai informasi, indeks-indeks saham Wall Street ditutup menguat pada perdagangan Rabu kemarin. Investor mulai mengesampingkan kekhawatiran terkait perang Iran vs AS-Israel, setelah rally harga minyak mereda dan data ekonomi menunjukkan ketahanan pertumbuhan.

Indeks Dow Jones Industrial Average naik 0,49 persen, S&P 500 menguat 0,78 persen, dan Nasdaq Composite melesat 1,29 persen. Saham teknologi menjadi pendorong utama penguatan pasar, terutama sektor semikonduktor.

Baca Juga :
Bahlil Sebut Ada Investor Lirik Proyek Pembangunan Storage Minyak Mentah
OJK Catat 1,8 Juta Investor Baru di Pasar Modal RI, Transaksi Harian Sentuh Rp25 Triliun
IHSG Melemah ikuti Bursa Asia dan Wall Street Imbas Ketidakpastian Perang Iran-AS

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kemenag Halal Goes to Campus di Unpad: Edukasi Literasi Halal untuk Generasi Muda
• 3 jam laludisway.id
thumb
Peringatan Nuzulul Quran Bakal Digelar di Istana Negara
• 18 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Mentor Juragan Jaman Now Jawab Kebutuhan Pelaku UMKM
• 1 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Meski Terdampak Perang, Pemerintah Jamin BBM Selama Lebaran Mencukupi
• 21 jam lalukompas.id
thumb
Bank Jago Catat Transaksi Sedekah Melonjak 250 Persen pada Dua Pekan Ramadan 2026
• 5 jam laluidxchannel.com
Berhasil disimpan.