KOMPAS.TV - Perang Iran, Amerika Serikat dan Israel terus berlanjut di Timur Tengah.
Usulan Prabowo yang ingin jadi mediator perdamaian sudah diterima Iran. Namun Iran tetap ingin lanjutkan perang.
Perang di Timur Tengah terus berkecamuk, belum ada tanda-tanda akan mereda, kendati tawaran untuk menjadi mediator muncul dari berbagai pihak, termasuk Indonesia.
Duta Besar Iran untuk Indonesia Mohammad Boroujerdi menyampaikan, pemerintah Iran sudah menerima usulan dari Presiden Prabowo untuk jadi mediator perdamaian.
Namun Iran tegaskan tak ada lagi negosiasi dengan Amerika Serikat. Iran ingin selesaikan konflik lewat jalur perang.
Menanggapi rencana Presiden Prabowo yang ingin menjadi mediator konflik Amerika Serikat dan Iran, Wakil Presiden Indonesia ke-10 dan 12 Jusuf Kalla mengingatkan, persoalan Amerika Serikat dan Iran kompleks.
JK juga bilang, agak sulit bagi Indonesia untuk mendamaikan, karena posisi Indonesia tidak setara.
Sementara itu, Pakar Hubungan Internasional Universitas Parahyangan Kishino Bawono menilai, bergabungnya Indonesia dengan board of peace diduga memunculkan stigma bagi Iran jika Indonesia sudah tidak netral dan pro Amerika Serikat.
Kini Indonesia harus bersiap, karena baik Amerika Serikat dan juga Iran sepakat untuk melanjutkan perang di Timur Tengah.
Segala kemungkinan harus diantisipasi, terlebih yang berdampak langsung pada ekonomi Indonesia.
Perang di Timur Tengah berlanjut, bagaimana nasib WNI di sana? Kita sudah bersama salah satu WNI di Iran, Asep Syaefudin.
Baca Juga: Makin Sengit! Torpedo AS Hancurkan Kapal Iran, Perang Bisa Meluas? | KOMPAS PETANG
#iran #amerika #israel #prabowo #wni
_
Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!
Penulis : Aisha-Amalia-Putri
Sumber : Kompas TV
- iran
- perang iran
- as israel
- wni evakuasi
- ankara
- wni di iran





