Kota Bogor: Kebakaran rumah kontrakan di Kelurahan Tegallega, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, Jawa Barat, pada Kamis malam, 5 Maret 2026, mengakibatkan seorang anak usia satu tahun meninggal dunia. Kapolsek Bogor Tengah Komisaris Polisi Waluyo mengatakan peristiwa kebakaran terjadi sekitar pukul 20.00 WIB dan langsung ditangani petugas pemadam kebakaran yang datang ke lokasi.
"Informasi kebakaran kami terima sekitar pukul 20.00 WIB, menjelang shalat tarawih. Saat kami tiba di lokasi, petugas Damkar sudah melakukan pemadaman dan kondisi sudah aman terkendali," kata Waluyo, melansir Antara, Jumat, 6 Maret 2026.
Ilustrasi kebakaran. Foto: Dok. Metrotvnews.com.
Ia menjelaskan kebakaran tersebut menimbulkan korban jiwa seorang balita berusia satu tahun bernama Zaki. Selain itu, terdapat dua korban lain yang mengalami luka-luka dan saat ini menjalani perawatan di Rumah Sakit PMI Kota Bogor.
Waluyo mengatakan ketiga korban itu merupakan satu keluarga yang menempati rumah kontrakan di wilayah tersebut. Hingga kini pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kebakaran. Petugas dari Unit Reserse Polsek Bogor Tengah bersama tim Inafis Polresta Bogor Kota masih melakukan olah tempat kejadian perkara serta pendataan korban.
"Dugaan sementara yang terlihat berasal dari kompor. Kemungkinan saat memasak, kemudian yang bersangkutan tertidur sehingga saat terbangun api sudah berkobar," jelas dia.
Baca Juga :
Minimarket di Sunter Terbakar Saat Warga Sedang Salat Tarawih"Korban merupakan pengontrak, berasal dari wilayah Tanahbaru dan baru sekitar enam bulan tinggal di Tegallega," kata Hardi.
Pihak kelurahan bersama kepolisian dan pemadam kebakaran telah melakukan evakuasi korban serta berkoordinasi dengan instansi terkait untuk penanganan lanjutan. Ia mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama di kawasan permukiman padat seperti di Kelurahan Tegallega.
"Kami akan berkoordinasi dengan BPBD dan Perumkim terkait kemungkinan bantuan hunian sementara bagi keluarga korban karena orang tuanya saat ini masih dirawat di rumah sakit," ujarnya.




