Menteri Bahlil Siapkan Satgas Khusus Percepat Konversi Motor Listrik, Target 6 Juta per Tahun

jpnn.com
17 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com, JAKARTA - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengumumkan rencana percepatan program konversi sepeda motor berbahan bakar minyak (BBM) menjadi motor listrik.

Pemerintah Indonesia memasang target ambisius dalam transisi energi nasional yakni mencapai 6 juta unit per tahun.

BACA JUGA: Stok BBM RI Cuma untuk 20 Hari, Bahlil Ungkap Masalah Ini

Bahlil mengatakan bahwa program konversi motor telah berjalan dalam beberapa tahun terakhir dengan target kurang lebih 200 ribu unit motor per tahun. Menurutnya, pemerintah akan menggenjot target lantaran banyak penemuan teknologi baru.

"Namun, sekarang kan sudah mulai ada teknologinya, lebih murah. Jadi mungkin sekitar 4, 5, sampai 6 juta (target konversi per tahun). Jadi semakin ke sini semakin murah," kata Bahlil di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis.

BACA JUGA: Pembelaan Pemerintah soal Stok BBM RI Kalah dari Jepang

Terkait kemungkinan pemberian subsidi seperti yang pernah dilakukan sebelumnya, Bahlil mengatakan pemerintah sedang menyiapkan formulasi yang tepat.

Ia menyampaikan skema dukungan masih akan dibahas lebih lanjut oleh satuan tugas (satgas) yang baru dibentuk untuk mempercepat implementasi energi bersih.

BACA JUGA: Soal Cadangan BBM Nasional Cukup Untuk 20 Hari, INDEF Bilang Begini

"Nanti kita cari formulasinya yang baik. Satgas kan baru diumumkan hari ini. Jadi habis ini kami akan melakukan kerja-kerja Satgas sehingga perencanaannya lebih-lebih betul-betul presisi," jelasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Bahlil mengumumkan pemerintah akan membentuk satuan tugas (Satgas) transisi energi untuk mempercepat implementasi program, termasuk konversi motor konvensional menjadi listrik.

Satgas ini dibentuk untuk percepatan konversi dari kendaraan bermotor konvensional yang jumlahnya mencapai 120 juta motor menjadi motor listrik.

Presiden Prabowo Subianto menargetkan implementasi program tersebut dapat berjalan maksimal dalam waktu tiga hingga empat tahun, bahkan diharapkan bisa terealisasi lebih cepat.(antara/jpnn)


Redaktur & Reporter : Budianto Hutahaean


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Sambut Lebaran di Sumut, KAI Bandara Siapkan 361.000 Kursi
• 19 jam lalubisnis.com
thumb
Warga AS Dievakuasi dari Timur Tengah Tiba di Bandara Dulles
• 30 menit laludetik.com
thumb
Selamat Jalan, Ayatollah Ali Khamenei
• 23 jam lalukumparan.com
thumb
Purbaya Tanggapi Outlook Negatif Indonesia dari Fitch Ratings
• 50 menit lalutvrinews.com
thumb
Link Daftar Mudik Gratis Polres Bogor 2026, Dibuka 7-8 Maret! Jangan sampai Ketinggalan
• 20 menit laludisway.id
Berhasil disimpan.