Di Hadapan 160 Lebih Kiai dan Ulama Prabowo Janji Mundur dari BoP Jika Palestina Tidak Merdeka

tvonenews.com
3 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, tvOnenews.com - Desakan agar Indonesia keluar dari Dewan Perdamaian bentukan Preiden Amerika Donald Trump yakni Board of Peace (BoP) terus mengalir.

Menanggapi desakan itu, Presiden Prabowo Subianto menyatakan siap mundur dari BoP Gaza manakala lembaga itu tidak membantu cita-cita rakyat Palestina untuk merdeka dari zionis Israel.

Janji keluar dari BoP itu disampaikan Prabowo di hadapan 160 lebih kiai dan ulama dalam acara silaturahmi dan dialog di halaman tengah Istana Kepresidenan RI, Jakarta, Kamis (5/3/2026) malam.

Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Cholil Nafis, yang mengikuti pertemuan tersebut, menyampaikan niat dan tujuan utama Indonesia bergabung BoP ialah untuk kemerdekaan Palestina.

Artinya, jika niat dan tujuan itu tidak terwujud, Indonesia tidak akan ragu untuk keluar dari keanggotaan BoP.

"Soal BoP, beliau (Presiden, red.) bertekad (tujuannya) untuk kemerdekaan Palestina. Jika tidak untuk kemerdekaan Palestina, Beliau siap mundur. Itu yang terbaru dari beliau. Beliau berkomitmen semua yang dilakukan untuk Palestina, untuk kemerdekaan Palestina," kata Cholil Nafis di Jakarta.

"Janjinya (Presiden), kalau memang saya tidak bermanfaat di BoP, saya akan mundur. Beliau (Presiden, red.) berjanji yang dilakukannya (di BoP) untuk kemerdekaan Palestina, untuk kepentingan Palestina. Kalau tidak untuk kepentingan Palestina, beliau mundur," sambung Kiai Cholil.

Cholil mengatakan tidak ada pembahasan yang mengaitkan antara masa depan BoP dengan serangan sepihak AS-Israel selaku penggagas BoP dan zionis Israel, anggota BoP terhadap Iran.

"BoP spesifik untuk Palestina," kata Cholil.

Sebelumnya, Cholil Nafis meyakini BoP tidak lagi efektif dijadikan alat perjuangan untuk membantu kemerdekaan Palestina. 

Cholil menilai Indonesia lebih baik membantu memaksimalkan organisasi seperti Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) dan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

"Kami melihatnya tidak efektif BoP itu karena ternyata penggagasnya juga tidak memberikan semacam gambaran baik, track record maupun sekarang yang memihak kepada perdamaian," kata Cholil menjawab pertanyaan wartawan saat ditemui sebelum acara.

Opsi untuk keluar BoP pernah disampaikan Presiden Prabowo di hadapan para kiai dan ulama dalam pertemuan di Istana pada 3 Februari 2026.(ant)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth Dijadwalkan Kunjungi CENTCOM untuk Tinjau Operasi Epic Fury terhadap Iran
• 5 jam lalupantau.com
thumb
CFX Proyeksikan Industri Kripto Indonesia Tetap Tumbuh pada 2026
• 20 jam lalutvonenews.com
thumb
Ketua DPD RI Ingatkan Pemerintah Soal Stabilitas BBM dan LPG Jelang Mudik
• 41 menit lalujpnn.com
thumb
FPI Surati Prabowo Minta Keluar dari BoP: Kami Percaya Presiden, Tidak dengan AS-Israel
• 4 jam lalukompas.com
thumb
Fakta-fakta Menarik Vonis Botok Pati yang Dihadiri Putri Gus Dur  
• 13 jam lalumediaindonesia.com
Berhasil disimpan.