Diundang ke Istana, Mamah Dedeh Sebut Prabowo Paparkan Kondisi Konflik Timur Tengah pada Ulama

mediaindonesia.com
13 jam lalu
Cover Berita

PENDAKWAH Dedeh Rosidah atau yang dikenal Mamah Dedeh menjadi salah satu ulama yang diundang untuk bersilaturahmi dan berdialog dengan Presiden Prabowo Subianto di Istana. Ia mengungkapkan Presiden menceritakan soal kondisi geopolitik, termasuk perang di Iran, kepada para ulama dalam silaturahmi dan buka puasa bersama di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (5/3) malam.

Dalam agenda silaturahmi tersebut, tidak hanya ulama, tetapi juga hadir para pimpinan organisasi masyarakat, hingga pimpinan pondok pesantren.

"Beliau menerangkan tentang luar negeri, kondisi luar negeri, tentang negara kita, tentang bagaimana sekarang peperangan yang terjadi, itu yang disampaikan," kata Mamah Dedeh saat memberikan keterangan di Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (5/3) malam.

Baca juga : Prabowo Buka Peluang Dialog dengan Iran

Namun demikian, di sela pemaparan Prabowo, Mamah Dedeh mengaku pamit untuk pulang terlebih dahulu karena hendak melakukan syuting di salah satu televisi swasta.

Dalam pertemuan yang digelar sejak pukul 20.00 WIB tersebut, Mamah Dedeh menjelaskan Presiden Prabowo menceritakan kondisi perang hingga krisis bangsa.

"Jadi, Mamah pamit duluan. Kebetulan (beliau) masih bercerita tentang kondisi sekarang di luar negeri dan ada peperangan tadi. Abis ini kata dia menyampaikan tentang krisis bangsa," katanya.

Baca juga : Konflik di Timteng, Kemenhaj Cianjur Imbau Travel Tunda Pemberangkatan Umrah

Presiden Prabowo menggelar acara silaturahmi bersama para kiai dan perwakilan organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam di halaman tengah Istana Kepresidenan RI, Jakarta, Kamis malam. Acara tersebut, yang dihadiri oleh sejumlah kiai dan ulama dari berbagai organisasi Islam, didahului dengan acara berbuka puasa.

Sejumlah tokoh yang hadir, di antaranya Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) K.H. Miftachul Akhyar, Ketua Umum Muhammadiyah Prof. Haedar Nashir, dan Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) K.H. Anwar Iskandar.

Sementara menteri Kabinet Merah Putih yang hadir dalam acara tersebut, di antaranya Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar, Menteri Sosial Saifullah Yusuf, dan Menteri Agama Nasaruddin Umar.

Acara pertemuan dengan para ulama itu mulai pada pukul 19.00 WIB dan berakhir sekitar pukul 23.00 WIB (Ant/E-4)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pesawat Pembom B-52 Turun Perang! Pertahanan Udara Iran Runtuh, Trump Umumkan Selat Hormuz Dijaga Armada AS
• 9 jam laluerabaru.net
thumb
Menbud Bahas Kesiapan Seniman Indonesia Tampil di Venice Biennale 2026
• 9 jam lalutvrinews.com
thumb
Perang Pakistan–Afghanistan yang "Terabaikan" di Bayang-Bayang Perang Iran
• 4 jam lalukumparan.com
thumb
Menu MBG Ramadan Menuai Protes, Sufmi Dasco Pastikan DPR Mengawasi
• 9 jam lalujpnn.com
thumb
Usai Bupati Pekalongan Ditetapkan Tersangka, KPK Akui Dapat Dukungan hingga Karangan Bunga Dari Masyarakat
• 16 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.