MAKI Desak KPK Jerat Suami dan Anak Fadia Arafiq Pakai TPPU

detik.com
20 jam lalu
Cover Berita
Jakarta -

KPK mengatakan aliran uang dari kasus korupsi yang menjerat Bupati Pekalongan Fadia Arafiq turut mengalir ke suami dan anaknya. Masyarakat Anti Korupsi Indonesia atau MAKI mendorong KPK untuk menerapkan TPPU pada kasus tersebut sehingga bisa menjerat suami dan anak Fadia Arafiq.

"Iya pertama KPK harus terapkan pencucian uang dulu kepada Fadia, karena apapun dia yang dianggap aktor intelektual kasus ini, inisiasi dirikan perusahaan ternyata perusahaannya untuk ambil pekerjaan di Pemkab Pekalongan, dan nilainya sangat tidak wajar," kata Koordiantor MAKI Boyamin Saiman saat dihubungi, Kamis (5/3/2026).

Baca juga: Dalih Pedangdut Bupati Fadia Usai Kena OTT Tak Mempan bagi KPK

Boyamin mengatakan dengan menerapkan TPPU maka suami hingga anak minimal dapat dijerat pencucian uang secara pasif. Bahkan, kata dia, mereka berpeluang menjadi turut serta melakukan tindak pidana korupsi tersebut.

"Dari situ memang diduga ada korupsi, dan hasilnya pun kalau dinikmati oleh siapa-siapa menjadi kalau dikenakan pencucian uang, maka anak dan suami menjadi terlibat secara minimal pasif, tapi kalau tahu sejak awal juga bukan pasif lagi, bisa jadi malah turut serta aktif," ucap dia.

Ia menyebut potensi turut serta korupsi dikarenakan suami hingga anaknya secara sadar mendirikan perusahaan untuk menangkan tender Pemkab Pekalongan secara sadar.

"Istilah dalam pasal KUHP-nya turut serta bersama-sama malahan, karena dirikan perusahaannya kan bersama-sama juga, jadi bukan sekadar pasif kalau saya, tapi minimal bisa dikenakan TPPU pasif, tapi KPK harus terapkan dulu (TPPU). Karena kemarin kan baru Pasal 12 huruf I tentang konflik kepentingan pengadaan barang dan jasa untuk tender," ujar dia.




(maa/eva)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
DNA Potongan Tubuh di Pantai Ketewel Bali Identik dengan WN Ukraina
• 14 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Harga Emas Antam Hari Ini: Turun Rp25.000, Jadi Rp3.024.000 per Gram
• 15 jam lalukompas.tv
thumb
PNS Makin Tidak Percaya Baznas, Minta Potongan Gaji Dihentikan
• 13 jam laluharianfajar
thumb
Oknum Satpol PP Madiun Ditangkap Usai Diduga Tipu Warga Rp150 Juta dengan Janjikan Lolos PPI
• 13 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Ketegangan Meningkat, Kemlu Mulai Evakuasi WNI dari Iran
• 11 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.