Terkini, Makassar – Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Makassar, Andi Asminullah, menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kota Makassar Tahun 2027 yang digelar di Hotel Claro Makassar, Kamis (5/3/2026).
Makassar Ambil Bagian di Musrenbang RKPD 2027, Perkuat Dukungan untuk Pembangunan Kota
Kegiatan ini menjadi forum strategis untuk menyelaraskan arah kebijakan pembangunan Kota Makassar tahun 2027.
Musrenbang tersebut dihadiri sejumlah pejabat penting, di antaranya Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman, Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin, Wakil Wali Kota Makassar Aliyah Mustika Ilham, Ketua DPRD Sulsel Andi Rachmatika Dewi, Ketua DPRD Makassar Supratman, serta jajaran kepala SKPD lingkup Pemerintah Kota Makassar.
Dalam forum tersebut, Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin memaparkan arah kebijakan pembangunan Kota Makassar tahun 2027 yang berfokus pada empat pilar strategis.
Keempat pilar tersebut meliputi percepatan pembangunan infrastruktur, pengelolaan lingkungan hidup berkelanjutan, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta transformasi pelayanan publik berbasis digital.
Kepala Bapenda Makassar Andi Asminullah menyatakan bahwa Musrenbang menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antar perangkat daerah dalam merumuskan kebijakan pembangunan yang berdampak langsung bagi masyarakat.
Menurutnya, Bapenda sebagai perangkat daerah yang bertugas mengelola pendapatan daerah memiliki peran strategis dalam mendukung pembiayaan program pembangunan melalui optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD).
“Melalui forum Musrenbang ini, kita menyelaraskan program kerja agar target pembangunan Kota Makassar dapat tercapai secara efektif, termasuk memastikan optimalisasi PAD sebagai salah satu sumber pembiayaan pembangunan,” ujarnya.
Ia menambahkan, Bapenda Makassar akan terus memperkuat inovasi dan digitalisasi layanan perpajakan daerah guna meningkatkan kepatuhan wajib pajak serta mendorong pertumbuhan pendapatan daerah.
Musrenbang RKPD ini diharapkan menjadi langkah strategis dalam merumuskan program pembangunan yang lebih terarah, partisipatif, dan berkelanjutan demi mewujudkan Makassar sebagai kota yang unggul, aman, dan berkelanjutan di masa depan.




