Sekolah Lansia, Ajang Saling Asih, Berdikari, dan Belajar di Usia Senja

kompas.id
13 jam lalu
Cover Berita

Satu demi satu perempuan lansia menginjakkan kaki di aula RTPRA Sungai Bambu, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (5/4/2026). Beberapa terlhat berjalan pelan dengan bantuan tongkat. Usia senja tak menyurutkan niat mereka untuk berkumpul mengikuti kegiatan Sekolah Lansia Cucak Hijau di lokasi tersebut. Setelah mengisi daftar hadir, petugas memeriksa tensi dan berat badan mereka.

Kursi-kursi di ruangan terbuka itu perlahan penuh dengan ibu-ibu yang duduk dengan posisi melingkar. Sembari menunggu dimulainya sesi sekolah, mereka saling sapa dan asyik ngobrol. Sapaan “kakak” terdengar diantara gurauan dan perbincangan para ibu-ibu ini. Agenda hari itu adalah penyuluhan dari kader PKK mengenai asupan gizi bagi lansia.

Lurah Sungai Bambu, Eka Sari Rizkiah, yang turut hadir dalam sesi tersebut bercerita bahwa setelah ibu-ibu ini saling mengenal satu sama lain, telah terjalin ikatan yang kompak diantara mereka. “Saking antusiasnya, mereka gabungan nyewa angkot untuk mereka sampai disini dan pulang ke rumahnya,” ujar Eka.

Sekolah lansia ini diseleggarakan di bawah naungan TP PKK Sungai Bambu dengan rangkaian edukasi dan pemberdayaan untuk warga berusia 60 tahun ke atas. Sebanyak 12 kali pertemuan digelar sekali dalam sepekan. Materi sekolah diisi dengan pengetahuan yang relevan dengan kebutuhan mereka, selain keterampilan untuk mengisi waktu senggang. Setelah semua bahan kurikulum selesai dalam satu semester, mereka akan diwisuda.

Bagi Suwarni (78), seorang peserta yang paling senior, alasan terpenting menjadi bagian dari sekolah lansia ini adalah menambah teman, pesaudaraan dan wawasan. “Dengan cara berkenalan begini kan kalo kita ketemu di jalan kan lebih enak rasanya,” kata nenek yang sempat aktif sebagai kader PKK Kelurahan dan mengundurkan diri pada tahun 2004.

Peserta yang mengikuti kegiatan ini dibatasi hanya 30 orang. Sebanyak tiga orang mewakili satu RW dari total 10 RW Kelurahan Sungai Bambu, Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara. Pembatasan peserta per angkatan ini sengaja dibuat agar proses pembelajaran dapat efektif bagi para lansia. Harapannya, selain peserta dapat lebih berdaya di usia senja, batin mereka pun lebih bahagia.

Kegiatan hari itu adalah pertemuan ketujuh dari 12 pertemuan. Semilir angin dan riuh lalu lalang kendaraan yang melewati jalan di depan RPTRA turut mewarnai suasana kemeriahan di pagi itu. Pemanfaatan RPTRA yang menempati kolong jembatan ini sebetulnya bersifat sementara saat ruangan aula bangunan Sekretariat RW 09 yang biasa mereka gunakan untuk sekolah sedang ada kegiatan lain seperti Posyandu.

Nenek-nenek bernyanyi bersama dalam sesi Sekolah Lansia di RTPRA Sungai Bambu, Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Kompas/Riza Fathoni

Nenek-nenek mengikuti sesi Sekolah Lansia di RTPRA Sungai Bambu, Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Kompas/Riza Fathoni

Cucu ikut menemani neneknya saat mengikuti sesi Sekolah Lansia Cucak Hijau di RTPRA Sungai Bambu, Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Kompas/Riza Fathoni

Saat semua peserta telah hadir, salah seorang dari mereka memimpin sebagai dirijen untuk menyanyikan lagu lansia bersama-sama sebagai pembuka kegiatan. Sesaat kemudian seluruh peserta berdiri dengan penuh semangat dan seakan melupakan kemampuan fisik mereka yang sudah menurun.

Berdikari.. berdaya guna.. disiplin inovatif.. “Sekolah Lansia.. tangguh berdikari.. rumah kami.. para lansia mandiri... menuntut ilmu.. dan bercengkerama.. senang bahagia... damai sentosa...

Itu adalah cuplikan lirik lagu yang mereka nyanyikan bersama-sama. “Itulah tujuan (sekolah lansia),” kata Bu Lurah Eka.

Usia senja yang biasanya penuh dengan kelemahan dan kesedihan berupaya dieliminir dengan wadah komunikasi dalam kegiatan ini. Melalui pertemuan demi pertemuan, mereka dapat saling menyapa, berbagi perasaan bahagia dan eneri positif satu sama lain dan saling menguatkan.

Selesai bernyanyi, kegiatan dilanjutkan dengan senam sebagai bagian untuk mencairkan suasana, meningkatkan fokus dan membangun keakraban peserta di awal acara pembelajaran. Kondisi otot telah melemah tak menyiratkan hal tersebut. Gerakan-gerakan dalam senam meliputi gerakan sendi besar hingga keluwesan jemari tangan. Mereka tetap enerjik, gembira dan penuh antusias menggerakan tangan, jemari hingga mengangkat satu kaki.

Sesi selanjutnya diisi dengan materi penyuluhan dari kader PKK mengenai asupan gizi lansia. Harapannya, mereka dapat mengurangi jenis-jenis makanan yang sudah harus dihindari di usia senja dan memilih asupan yang lebih bermanfaat. Di tengah materi, layaknya anak sekolah, mereka masih rajin menyimak dan sebagian mencatat materi penyuluhan tersebut. Materi-yang diberikan memang disesuaikan dengan kebutuhan di usia mereka.

Lain halnya dengan generasi sekarang yang sudah mahir hingga kecanduan bermain gawai dari kecil, sebagian dari mereka masih awam dengan perangkat teknologi komunikasi dasar ini. Menurut penuturan Bu Lurah, pada pertemuan pertama mereka menerima materi tentang pemanfaatan ponsel.

Dibekelin handphone sama anak, tapi mereka ga tau pemanfaatannya. Jadi ada sebagian yang sudah bisa dan ada sebagian yang belum bisa Ternyata untuk melihat nama teman-temannya pun mereka belum tau,” kata Eka.

Dengan materi pengenalan gawai tersebut, dari yang tadinya tidak saling mengenal mereka kini dapat berkomunikasi satu sama lain, merespon informasi di grup Whatsapp dan saling aktif menyapa. Sebagai komunitas, sekarang mereka juga lebih terikat untuk saling asah dan asih. Hal ini juga meningkatkan ketagihan para nenek ini untuk “kopi darat” setiap pertemuan Sekolah Lansia Cucak Hijau.

Selesai materi, pertemuan ditutup dengan ucapan salam dan peluk hangat. Aula terbuka RPTRA itu pun perlahan sepi kembali. Namun, seakan tak sabar untuk menyambut kembali keceriaan para ibu-ibu lansia pada pertemuan di pekan selanjutnya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Curhatan Mantan Istri Founder Nussa Rara Viral, Pergoki Suami Check In Hotel Dekat Rumah
• 2 jam lalutvonenews.com
thumb
Hasil Olah TKP Sementara Kecelakaan Beruntun di Tol Cipularang Ungkap Rem Tak Berfungsi
• 7 jam lalukompas.tv
thumb
Telkom Pastikan Kesiapan Infrastruktur Digital dan Siagakan 13.700 Personel Hadapi Lonjakan Trafik Ramadhan dan Idul Fitri
• 3 jam lalupantau.com
thumb
Ini Besaran Zakat Fitrah 2026 yang Wajib Dibayar Warga Jabodetabek Hingga Aceh
• 10 jam lalubisnis.com
thumb
Kemlu: WNI dari Iran Diperkirakan Tiba di Indonesia Minggu Depan
• 7 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.