Timur Tengah Bergejolak, Menko Polkam Cek Kesiapan RDMP Balikpapan

bisnis.com
18 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, BALIKPAPAN — Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Republik Indonesia Djamari Chaniago melakukan inspeksi terhadap kesiapan operasional Proyek Strategis Nasional Refinery Development Master Plan (RDMP) Balikpapan, Selasa (3/3/2026). 

Dia menegaskan terdapat urgensi penguatan ketahanan energi nasional di tengah gejolak geopolitik global dan lonjakan kebutuhan bahan bakar menjelang Idulfitri 1447H.

Kunjungan kerja tersebut berlangsung dengan didampingi gubernur Kalimantan Timur, panglima komando Daerah Militer VI/Mulawarman, dan wakil kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Timur, serta diterima secara resmi oleh jajaran direksi dan manajemen PT Kilang Pertamina Balikpapan (KPB).

"Kedatangan saya ke sini untuk meninjau seberapa jauh operasional proyek strategis. Namun demikian, Refinery Development Master Plan Balikpapan sebagai bagian dari urat nadi ketahanan energi nasional," ujarnya dalam keterangan resmi, Kamis (5/3/2026).

Djamari menekankan bahwa penguatan kapasitas energi harus berjalan seiring dengan sistem keamanan berlapis, mengingat status RDMP Balikpapan sebagai objek vital nasional yang strategis.

"PSN RDMP Balikpapan ini harus dijaga sebaik mungkin bersama oleh seluruh pihak terkait. Pangdam dan Kapolda agar terus memelihara dan meningkatkan keamanan wilayah. Jalur laut juga perlu dijaga ketertibannya sehingga tidak terjadi kejadian atau kecelakaan yang dapat merusak jalur pipa minyak," tegasnya.

Baca Juga

  • Pertagas Salurkan 125 MMscfd Gas ke Kilang RDMP Balikpapan
  • OPINI: RDMP Balikpapan dan Kedaulatan Energi Bangsa
  • RDMP Balikpapan Beroperasi, Ambisi RI Setop Impor Solar Bisa Terwujud?

Sementara itu, Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas'ud menyoroti kelemahan fundamental dalam sistem ketahanan energi nasional yang masih mengandalkan cadangan operasional jangka pendek.

"Saat ini ketahanan BBM nasional sekitar 20 hari. Kita belum memiliki cadangan energi nasional, yang ada saat ini masih berupa cadangan operasional. Oleh karena itu, perlu segera ada upaya untuk mewujudkan cadangan energi nasional," paparnya.

Orang nomor satu di Kaltim itu menegaskan bahwa percepatan pembangunan infrastruktur pengolahan dan sistem pendukung energi merupakan keniscayaan, termasuk melalui finalisasi proyek-proyek strategis seperti RDMP Balikpapan.

Adapun, Vice President Legal & Relation PT Kilang Pertamina Balikpapan Asep Sulaeman mengonfirmasi bahwa konstruksi RDMP Balikpapan telah memasuki fase krusial, yaitu persiapan operasional beberapa unit pengolahan utama.

"Kunjungan menkopolkam RI bersama gubernur, wakapolda Kalimantan Timur dan pangdam VI/Mulawarman menjadi dukungan penting bagi kami dalam memastikan operasional RDMP Balikpapan berjalan aman, andal, dan optimal. Melalui sinergi ini, RDMP Balikpapan diharapkan dapat terus berkontribusi dalam meningkatkan kapasitas pengolahan energi nasional sekaligus memperkuat ketahanan energi Indonesia," tutur Asep.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
PSBS Paceklik Kemenangan di BRI Super League, Marian Mihail Sebut Timnya Tak Punya Jiwa dan Identitas
• 22 jam lalubola.com
thumb
Profil Pedro Sanchez, PM Spanyol yang Berani Tolak Ajakan Donald Trump Ikut Perang
• 10 jam lalugrid.id
thumb
China Cycle 2026: Membangun Platform Global guna Mendorong Kerja Sama dan Inovasi Industri Sepeda
• 18 jam laluantaranews.com
thumb
Komitmen SUCOFINDO Wujudkan Dekarbonisasi Menuju Net Zero Emission
• 22 jam lalumediaapakabar.com
thumb
Presiden Prabowo Apresiasi Baznas Berikan Bantuan Rakyat Palestina
• 4 jam lalutvrinews.com
Berhasil disimpan.