Profil Pedro Sanchez, PM Spanyol yang Berani Tolak Ajakan Donald Trump Ikut Perang

grid.id
14 jam lalu
Cover Berita

Grid.ID- Ketegangan geopolitik kembali memanas setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump menuding sejumlah negara Eropa tidak memberikan dukungan penuh terhadap serangan AS ke Iran. Salah satu negara yang secara tegas menolak sikap tersebut adalah Spanyol di bawah kepemimpinan Perdana Menteri Pedro Sanchez. Bagi yang penasaran dengan sosoknya, inilah profil Pedro Sanchez, Perdana Menteri Spanyol.

Trump bahkan sempat mengancam akan memutus hubungan dagang dengan Spanyol sebagai bentuk sanksi atas penolakan tersebut. Namun Pedro Sanchez tetap mempertahankan sikap negaranya untuk tidak terlibat dalam konflik militer tersebut.

Sikap tegas ini membuat banyak pihak kembali menyoroti profil Pedro Sanchez sebagai pemimpin yang dikenal berani dan konsisten dengan prinsipnya. Lalu seperti apa sebenarnya sosok dan perjalanan politik Perdana Menteri Spanyol tersebut?

Profil Pedro Sanchez 

Melihat lebih jauh profil Pedro Sanchez, ia merupakan Perdana Menteri ke-7 Spanyol yang menjabat sejak tahun 2018. Politikus berusia 46 tahun tersebut dikenal sebagai pemimpin dari Partai Pekerja Sosialis Spanyol atau PSOE (Partido Socialista Obrero Español).

Ia juga pernah menjadi kepala partai oposisi terbesar di Spanyol sebelum akhirnya memimpin pemerintahan. Sanchez dikenal memiliki penampilan karismatik dan sering dijuluki “Pedro el Guapo” yang berarti “Pedro si tampan”.

Meski dikenal luas saat ini, perjalanan politiknya tidak selalu berjalan mulus. Pada pemilihan parlemen tahun 2015, partai PSOE mengalami kekalahan telak. Upaya Sanchez untuk menjadi perdana menteri pada tahun berikutnya juga gagal, sehingga masa depan politiknya sempat dipandang suram.

Namun kebangkitan politiknya terjadi pada Mei 2017 ketika ia kembali terpilih sebagai pemimpin PSOE. Sejak saat itu, karier politiknya kembali menanjak hingga akhirnya menjadi Perdana Menteri Spanyol.

Latar Belakang Pendidikan dan Karier

Latar belakang pendidikan dan pengalaman internasionalnya juga cukup kuat. Mengutip Tribun Sumsel, Jumat (6/3/2026), ia menempuh pendidikan master di bidang kebijakan ekonomi di Brussels, Belgia. Selain itu, Sanchez juga memiliki pengalaman bekerja di Parlemen Eropa dan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Sebelum terjun penuh ke dunia politik, Sanchez juga dikenal sebagai pengajar ekonomi. Ketika pertama kali terpilih sebagai pemimpin partai pada tahun 2014, ia sebenarnya bukan sosok yang terlalu dikenal di panggung politik nasional.

 

Namun para pendukungnya percaya bahwa karisma serta kemampuannya bernegosiasi dapat membawa perubahan baru bagi partai PSOE. Sebaliknya, para pengkritiknya menilai ia kurang memiliki visi politik yang jelas. Meski demikian, surat kabar Spanyol El Pais pernah menggambarkan Sanchez sebagai sosok yang gigih dan berani dalam mengambil sikap.

Bersikap Kritis dalam Isu Global

Pedro Sanchez juga dikenal karena sikapnya yang cukup vokal terhadap isu internasional lainnya. Pada tahun 2025, ia bahkan menyerukan agar Israel dikeluarkan dari berbagai kompetisi olahraga internasional terkait tindakan negara tersebut di Gaza.

 

Menurut Sanchez, Israel tidak seharusnya menggunakan platform internasional untuk memperbaiki citra politiknya. Ia juga menilai Israel seharusnya diperlakukan sama seperti Rusia setelah invasi besar-besaran ke Ukraina pada tahun 2022. Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa Sanchez termasuk salah satu pemimpin Uni Eropa yang berani menyampaikan kritik secara terbuka terhadap isu-isu global.

Lantas belum lama ini, Pedro Sanchez menegaskan bahwa Spanyol tidak akan terlibat dalam perang yang dipicu oleh kebijakan Presiden Donald Trump terhadap Iran. Ia bahkan mengkritik keras pendekatan militer tersebut.

Menurut Sanchez, konflik besar yang melibatkan banyak negara dapat membahayakan jutaan orang di dunia. Ia menilai pemimpin dunia tidak seharusnya mempertaruhkan nyawa manusia demi keputusan yang berisiko tinggi.

“Trump seharusnya tidak bermain rolet Rusia dengan nyawa jutaan orang sebagai taruhannya dalam konflik dengan Iran,” kata Sanchez. Mengutip Kompas TV, pemerintah Spanyol juga menyatakan tidak takut terhadap kemungkinan pembalasan dari pihak lain karena mempertahankan sikap politiknya.

Ancaman Trump

Pernyataan tegas dari pemerintah Spanyol membuat Presiden Donald Trump merespons dengan keras. Ia bahkan mengancam akan menghentikan hubungan perdagangan dengan Spanyol.

“Kami akan memutus semua perdagangan dengan Spanyol. Kami tidak ingin berurusan dengan Spanyol,” kata Trump pada Selasa (2/3/2026). Ancaman tersebut muncul setelah Spanyol menolak mendukung kebijakan militer Amerika Serikat terhadap Iran.

Alasan Penolakan

 

Pedro Sanchez juga mengingatkan pengalaman pahit masa lalu terkait konflik di Timur Tengah. Menurutnya, sejarah menunjukkan bahwa perang di kawasan tersebut hanya membawa ketidakstabilan dan penderitaan. Ia menyinggung peristiwa pada tahun 2003 ketika beberapa pemimpin dunia memutuskan untuk terlibat dalam perang di Timur Tengah.

“Dunia, Eropa, dan Spanyol pernah mengalami momen kritis seperti ini sebelumnya. Pada 2003, beberapa pemimpin yang tidak bertanggung jawab menyeret kita ke perang ilegal di Timur Tengah yang hanya membawa ketidakamanan dan penderitaan,” ujar Sanchez melalui platform X pada Rabu. Dengan berbagai sikap politik tersebut, profil Pedro Sanchez semakin dikenal sebagai pemimpin yang tegas, berani mengambil posisi berbeda, serta tidak ragu menyuarakan pandangan politiknya di panggung internasional. (*)

 

Artikel Asli


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Mardiono Anggap Kegagalan PPP di 2024 sebagai "Accident", Siap Berjuang Berapa Pun Ambang Batasnya
• 21 jam lalukompas.com
thumb
Rumah dan Relasi Intim,  Ruang Paling Berbahaya bagi Perempuan Indonesia
• 15 jam lalukompas.id
thumb
Divonis Bebas, Delpedro Minta Negara Ganti Rugi dan Pulihkan Nama Baik
• 10 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Kebahagiaan Yatim dan Duafa di Acara Buka Puasa PMI Jakpus yang Didukung MNC Peduli
• 10 jam lalurctiplus.com
thumb
509 Warga Jakut Lolos Verifikasi Mudik Gratis Pemprov DKI 2026, Solo Jadi Tujuan Paling Diminati
• 14 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.