Walkot Pekanbaru Puji Inisiasi Kapolda Riau: WTE Solusi Cerdas Tuntaskan Sampah

detik.com
5 jam lalu
Cover Berita
Pekanbaru -

Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, mengapresiasi Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan atas inisiasi program Green Policing melalui teknologi Waste-to-Energy (WTE) di TPA Muara Fajar. Proyek ini dinilai menjadi jawaban konkret atas krisis sampah yang membebani ibu kota Provinsi Riau tersebut selama satu dekade terakhir.

Menurut Agung, kehadiran Polda Riau bukan sekadar penegakan hukum, melainkan hadir membawa solusi teknis yang sangat dibutuhkan pemerintah daerah. Agung Nugroho menyebut proyek WTE ini merupakan 'produk' pemikiran Kapolda Riau yang sangat memahami ancaman limbah terhadap ekosistem.

"Pak Kapolda selalu memberikan solusi dan sangat membantu. Beliau paham betul isu lingkungan, maka hadirlah konsep WTE ini. Sampah yang sudah menggunung bertahun-tahun akan dikelola, diambil gas metannya, baru kemudian diproses menjadi energi," ujar Agung Nugroho, Jumat (6/3/2026).

Baca juga: Polda Riau dan Pemkot Pekanbaru Kolaborasi Hadirkan WTE Atasi Sampah

Solusi Tanpa Bebani APBD

Salah satu poin yang membuat Agung menyepakati WTE ini adalah skema pembiayaan proyek ini. Di tengah keterbatasan anggaran daerah, Polda Riau menyodorkan teknologi canggih tanpa membebani kas daerah.

"Pemkot merasa sangat tertolong. Ini benar-benar nol APBD. Bahkan, Pemkot justru mendapatkan keuntungan dari uang sewa tanah TPA dan nantinya akan ada bagi hasil dari penjualan energi listrik ke PLN. Ini kerja sama yang sangat luar biasa," tegasnya.

Selain aspek ekonomi, Agung meyakini proyek ini dapat menyelamatkan lingkungan. Dengan luas lahan TPA sekitar 4 hektare yang sudah hampir penuh, teknologi ini memungkinkan sampah menyusut secara signifikan.

"Melalui proses penutupan membran dan ekstraksi gas metan, sampah organik akan hancur dan menyusut. Artinya, lahan yang tadinya penuh sampah ke depannya bisa kita fungsikan kembali untuk keperluan lain. Masalah satu dekade ini akhirnya bisa selesai," tambah Agung.

Baca juga: Darurat Sampah di Pekanbaru, Polda Riau Ingatkan Ancaman Bencana Ekologis

Apresiasi juga diberikan atas langkah Polda yang memastikan seluruh proses berjalan sesuai regulasi, termasuk koordinasi dengan pemerintah pusat yang ditandai dengan kunjungan Wakil Menteri ke lokasi beberapa waktu lalu.

Pemkot Pekanbaru sendiri telah meneken MoU dengan PT ICE selaku pihak swasta yang akan mengelola sampah. Saat ini, peralatan seperti pipa dan membran sudah tiba di TPA Muara Fajar dan sedang dalam tahap penataan.

"Kami sudah MoU dengan PT ICE untuk penyewaan lahan TPA dan pipa-pipa, membran sudah terpasang mungkin baru 30 persen," katanya.

Wali Kota mendukung penuh gagasan Polda Riau dalam upaya mewujudkan program ASRI. Ia optimis kolaborasi dengan Polda Riau ini akan menjadi legacy penting dalam sejarah pengelolaan lingkungan di Kota Pekanbaru.

"Intinya, kita sangat setuju dan mendukung penuh. Ini adalah langkah maju bagi Pekanbaru," pungkasnya.




(mea/dhn)

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
PTPP Raih Kontrak Baru Rp2,76 T, Tumbuh 120,8% YoY
• 4 jam lalumediaapakabar.com
thumb
Terungkap, Drone Hantam Pangkalan Inggris di Siprus Bukan dari Iran
• 21 jam laludetik.com
thumb
Ketua Komisi III DPR Bersyukur Fandi Ramadhan Lolos dari Vonis Mati
• 14 jam lalumetrotvnews.com
thumb
AS Belum Akui Serang Sekolah Iran: Kami Sedang Selidiki
• 19 jam laluviva.co.id
thumb
Danamon Tawarkan Solusi Finansial Komprehensif bagi Masyarakat untuk Jalani Ramadan Secara Bijak
• 19 jam lalumediaindonesia.com
Berhasil disimpan.