Mendag Klaim Harga Pangan Belum Terpengaruh Konflik Iran–AS

katadata.co.id
17 jam lalu
Cover Berita

Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso mengklaim harga pangan di dalam negeri hingga saat ini belum terdampak konflik antara Iran dan Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah.

Budi mengatakan pemerintah terus memantau perkembangan harga dan pasokan pangan, terutama menjelang periode Idulfitri. Berdasarkan hasil pemantauan di sejumlah daerah, harga kebutuhan pokok masih relatif stabil dan pasokan tetap terjaga.

“Kalau kita ngomongin dampak perang sebenarnya enggak mengganggu kita di dalam negeri, apalagi kalau kita lihat kontribusi terhadap PDB, itu kan belanja dalam negeri yang paling besar,”  kata Budi di kantornya, di Jakarta Pusat, Kamis (5/3). 

Budi mengatakan pemerintah terus memantau perkembangan harga dan pasokan pangan, terutama menjelang periode Idulfitri. Berdasarkan hasil pemantauan di sejumlah daerah, harga kebutuhan pokok masih relatif stabil dan pasokan tetap terjaga.

Ia mencontohkan hasil kunjungannya ke beberapa wilayah, termasuk daerah yang terdampak banjir, namun kondisi harga dan distribusi pangan tetap normal.

“Kalau teman-teman juga bisa lihat di SP2KP, kemarin saya ke Sulawesi, kemudian ke Pidie dan Pidie Sigli di Aceh, lalu ke Tebing Tinggi di Sumatera. Pidie dan Tebing Tinggi itu wilayah yang terdampak banjir, tetapi kami lihat harganya bagus, normal semua dan pasokan juga tidak ada masalah,” ujar Budi.

Menurut dia, kondisi serupa juga terlihat saat kunjungannya ke Makassar, di mana harga berbagai komoditas pangan masih dalam kondisi stabil.

“Kemarin yang di Makassar juga begitu, harga bagus-bagus semua,” katanya.

HET Minyak Goreng

Terkait harga eceran tertinggi (HET) minyak goreng, Budi menilai kebijakan yang berlaku saat ini masih realistis meski terjadi eskalasi konflik di Timur Tengah.

Ia menambahkan perekonomian Indonesia masih ditopang oleh konsumsi domestik yang besar, sehingga pemerintah akan terus menjaga momentum tersebut agar tidak terganggu oleh dinamika geopolitik global.

“Kontribusi terhadap PDB kita itu sebenarnya paling besar dari belanja dalam negeri. Momentum itu yang harus kita jaga supaya tidak banyak terganggu dari perang ini,” ujarnya.




Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Buka Bersama Jadi Ajang Silaturahmi Kru Suara Surabaya dan Yamaha STSJ
• 7 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Jalur Lembah Anai Sumbar Berfungsi 24 Jam H-10 hingga H+10 Lebaran
• 12 jam lalukumparan.com
thumb
All England 2026: Taufik Terkesima dengan Performa Pemain Muda Indonesia
• 9 jam lalumedcom.id
thumb
Pengusaha Mal Putar Otak Hadapi Low Season usai Lebaran, Ini Strateginya
• 2 jam lalubisnis.com
thumb
Waspada! Potensi Hujan Lebat di Jakarta dan Kep. Seribu pada 6-12 Maret
• 14 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.