Terkini, Makassar – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat terus memperluas jangkauan literasi keuangan agar dapat diakses seluruh lapisan masyarakat.
Melalui rangkaian kegiatan Gerakan Nasional Literasi Keuangan Syariah (Gerak Syariah), OJK menggelar edukasi keuangan bagi penyandang disabilitas di SLB-A Yayasan YPKCNI SulawesinSelatan, Rabu (4/3).
Kegiatan tersebut diikuti oleh 48 peserta yang terdiri dari siswa SLB tuna grahita, penghuni panti penyandang disabilitas netra, serta pengurus Yayasan YPKCNI Sulawesi Selatan.
Suasana kegiatan berlangsung hangat dan penuh antusiasme, mencerminkan semangat untuk menghadirkan literasi keuangan yang lebih inklusif.
Kepala OJK Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat Moch. Muchlasindalam sambutannya menegaskan bahwa peningkatan literasi keuangan harus menjangkau seluruh kelompok masyarakat tanpa terkecuali, termasuk penyandang disabilitas.
Ia menyampaikan bahwa setiap individu memiliki hak yang sama untuk memahami cara mengelola keuangan secara bijak.
“Melalui kegiatan ini, OJK ingin memastikan penyandang disabilitas juga memperoleh pengetahuan yang memadai agar mampu merencanakan keuangan secara mandiri dan meningkatkan rasa percaya diri dalam memanfaatkan layanan keuangan,”bebrnya.
Selain memberikan edukasi, OJK Sulselbar juga menyerahkan santunan kepada pelajar dan penyandang disabilitas kurang mampu, serta kepada pihak yayasan.
Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk kepedulian sekaligus dukungan terhadap upaya pendidikan dan pembinaan bagi penyandang disabilitas.
Dalam sesi edukasi, peserta mendapatkan materi mengenai peran dan fungsi OJK serta pentingnya menabung sejak dini.
Materi ini bertujuan meningkatkan pemahaman peserta tentang lembaga yang mengatur dan mengawasi sektor jasa keuangan, sekaligus menumbuhkan kebiasaan menabung sebagai bagian dari pengelolaan keuangan yang sehat.
Penyampaian materi juga dirancang dengan metode yang lebih interaktif dan mudah dipahami agar sesuai dengan kebutuhan peserta.
Pendekatan tersebut diharapkan mampu membantu para penyandang disabilitas memahami konsep dasar pengelolaan keuangan dan semakin percaya diri dalam mengakses layanan keuangan formal.
Melalui kegiatan ini, OJK Sulselbar menegaskan komitmennya untuk terus mendorong literasi dan inklusi keuangan yang merata, sehingga tidak ada kelompok masyarakat yang tertinggal dalam memahami dan memanfaatkan layanan keuangan secara aman dan bijak.




