SEMARANG, KOMPAS.TV - Pemerintah Kabupaten Semarang Regency menyiapkan lahan seluas 2,6 hektare untuk lokasi hunian sementara atau huntara warga terdampak longsor.
Dari hasil identifikasi, 22 keluarga terdampak longsor di Dusun Bandungan dan 24 keluarga di Dusun Dampu.
Monitoring dilakukan tim gabungan pemerintah desa, Pemerintah Kecamatan Ungaran Timur, Badan Penanggulangan Bencana Daerah maupun Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Semarang. Sementara untuk mitigasi telah terpasang alat sistem peringatan dini.
Bupati Semarang menyebut bencana tanah bergerak yang terjadi sejak tahun 2022 lalu dan kini telah mencapai lebih dari 5 hektare dan mengancam pemukiman warga.
Warga terdampak longsor mengaku siap direlokasi. Mereka juga berharap pemerintah menangani langsung ke titik longsoran guna mencegah longsor kian melebar dan siap untuk direlokasi.
Pergerakan tanah mencapai lebih dari 5 hektare sehingga ditakutkan membahayakan warga di sekitar lokasi.
Diketahui jarak antara permukiman dengan titik longsor yang hanya sekitar 15 meter membuat warga cemas.
Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!
Baca Juga: Dinilai Tak Mau Bantu AS Serang Iran, Trump Kritik Inggris dan Ancam Stop Perdagangan Spanyol
#semarang #longsor #huntara #bencana
Penulis : Shinta-Milenia
Sumber : Kompas TV
- semarang
- longsor
- tanah longsor
- huntara
- korban longsor
- relokasi





