Prabowo Ajak Ulama dan Tokoh Ormas Islam Rapatkan Barisan Dukung Perdamaian di Timur Tengah

kompas.com
7 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden RI Prabowo Subianto mengajak para ulama, kiai, hingga pimpinan pondok pesantren serta organisasi masyarakat (ormas) Islam untuk mendukung posisi Indonesia dalam mewujudkan perdamaian di Timur Tengah.

“Bersama-sama memperjuangkan perdamaian di Timur Tengah. Terutama juga meredakan ketegangan,” ujar Nusron Wahid, tokoh Nahdlatul Ulama (NU) sekaligus Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), di Istana, Jakarta, Kamis (5/3/2026) malam.

Nusron dan pimpinan ormas Islam lain sebelumnya bertemu Prabowo dalam acara buka puasa bersama.

Baca juga: Muzani Ungkap Isi Pertemuan Prabowo dengan Ulama hingga Pimpinan Ormas Islam

Menurut Nusron, pemerintah Indonesia juga siap melakukan berbagai upaya konkret guna mendorong tercapainya solusi damai di tengah eskalasi perang Amerika Serikat (AS) dan Israel dengan Iran.

Lebih lanjut, Presiden Prabowo disebut tak ingin konflik di Timur Tengah semakin meluas.

Oleh karena itu, menurut Nusron, pemerintah Indonesia akan terus berupaya untuk mencegah hal itu terjadi.

“Jangan sampai perang terjadi antara Iran dengan Amerika, serta akan berdampak terhadap gejolak di Timur Tengah,” ucapnya.

Nusron juga menyebut pemerintah akan terus memantau situasi perang Israel-AS dengan Iran serta menyiapkan langkah mitigasi agar eskalasi konflik di Timur Tengah tidak berdampak signifikan terhadap Indonesia.

Baca juga: Timur Tengah Memanas, Prabowo Ingin AS dengan Iran Bermediasi dan Membuka Diri

“Intinya, Pak Presiden bersama tujuh pemimpin negara yang tergabung dalam Kelompok Delapan (D8) itu, menginginkan adanya perdamaian. Jangan sampai perang berlarut-larut terutama di Iran maupun di kawasan Teluk dan sebagainya,” katanya.

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar atau Cak Imin menyampaikan pesan Presiden Prabowo saat mengumpulkan para ulama hingga ormas Islam di Istana.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Menurut Cak Imin, Presiden RI menegaskan bahwa Indonesia tegas memilih jalur dialog untuk menghasilkan solusi dalam memastikan kepentingan nasional tetap terlindungi di tengah situasi dunia yang tidak menentu.

“Sehingga, apa pun kondisinya, perang Amerika-Iran, kondisi peta geopolitik, kita tetap kuat bersatu, solid, tidak mudah dipecah belah, dan yang penting semua yang dilakukan Presiden adalah untuk kepentingan nasional,” kata Cak Imin.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
OJK Buka Suara Soal Fitch Pangkas Outlook Utang RI Jadi Negatif
• 23 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Bursa Asia Melemah, Konflik Iran Picu Lonjakan Harga Minyak
• 9 jam laluidxchannel.com
thumb
Kodam XIII/Merdeka dan SMA Taruna Nusantara Bangun Kemitraan untuk Membentuk Karakter Pemuda di Sulawesi Utara
• 14 jam lalupantau.com
thumb
Terima Hasil Sitaan TPPU Judi Online Rp58 Miliar, Kejagung: Kami Apreasi Bareskrim
• 16 jam lalutvonenews.com
thumb
IHSG Melemah di Tengah Ketegangan Iran-AS, Investor Diminta Perbesar Posisi Kas
• 8 jam lalurepublika.co.id
Berhasil disimpan.