Operasikan 1.388 Layar, Cinema XXI (CNMA) Catat 85 Juta Penonton pada 2025

wartaekonomi.co.id
20 jam lalu
Cover Berita
Warta Ekonomi, Jakarta -

Pengelola jaringan bioskop Cinema XXI, PT Nusantara Sejahtera Raya Tbk (CNMA) mencatat total 85 juta penonton sepanjang tahun 2025.

Pertumbuhan Average Ticket Price (ATP) turut meningkat 3,0% menjadi Rp46.057, yang didorong oleh tingginya okupansi pada studio premium seperti The Premiere dan IMAX®.

Direktur Utama Cinema XXI, Suryo Suherman, menyatakan bahwa Perseroan juga terus memperkuat segmen makanan dan minuman (F&B) sebagai bagian dari strategi peningkatan pengalaman pelanggan.

Sepanjang 2025, tim internal Cinema XXI berhasil menghadirkan lebih dari 30 menu baru di XXI Café dan The Premiere Café dengan tetap menyesuaikan tren serta preferensi pasar.

Untuk mengoptimalkan penjualan, CNMA juga menerapkan strategi bundling tiket dan F&B melalui aplikasi m.tix. Strategi ini ditujukan untuk meningkatkan nilai transaksi per pelanggan. Hasilnya, rata-rata belanja makanan dan minuman per penonton (spend per head) meningkat 5,9% menjadi Rp25.814.

Baca Juga: Pendapatan Cinema XXI (CNMA) Tembus Rp5,86 Triliun Sepanjang 2025

Dari sisi ekspansi, Cinema XXI terus memperluas jaringan bioskopnya dengan membuka 12 lokasi baru serta menambah 43 layar sepanjang tahun 2025. Ekspansi ini mencakup kehadiran perdana Cinema XXI di sejumlah wilayah baru, seperti Indramayu, Pematangsiantar, Magelang, Tuban, dan Kota Metro (Lampung).

Hingga 31 Desember 2025, total layar yang dioperasikan mencapai 1.388 layar yang tersebar di 267 bioskop di 56 kota dan 30 kabupaten di seluruh Indonesia.

“Ekspansi jaringan yang kami lakukan sepanjang tahun 2025 merupakan bagian dari strategi jangka panjang untuk memperluas akses hiburan berkualitas di berbagai wilayah Indonesia. Ke depan, kami akan terus mengakselerasi penambahan layar baru secara selektif, dengan tetap menjaga kualitas layanan,” kata Suryo. 

Baca Juga: Cinema XXI (CNMA) Bakal Bagi-bagi Saham Treasuri, Investor Dapat Segini

Untuk diketahui, CNMA membukukan pendapatan sebesar Rp5,86 triliun di 2025, meningkat 2,6% dibandingkan Rp5,7 triliun pada tahun 2024. Meski pendapatan bertumbuh, laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk tercatat Rp704,75 miliar, turun tipis 3,31% dari Rp728,95 miliar pada tahun sebelumnya. 


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Panduan Bertahan di Cuaca Ekstrem: Cara Menjaga Kesehatan dan Stok Air Saat Kemarau
• 18 jam lalusuara.com
thumb
Bitcoin Melesat Minggu Ini di Tengah Perang Iran, Safe Haven Bergeser?
• 22 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Makin Panas, Iran Ancam Serang Reaktor Nuklir Israel!
• 18 jam laludetik.com
thumb
Kisi-Kisi Dividen Avian (AVIA) untuk Tahun Buku 2025
• 17 jam laluidxchannel.com
thumb
Polisi Tahan Richard Lee Usai Diperiksa sebagai Tersangka
• 9 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.