CELEBESMEDIA.ID, Makassar - Posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir Februari 2026 tetap tinggi sebesar 151,9 miliar dolar AS. Meskipun menurun 2,7 miliar dolar AS dibandingkan posisi pada akhir Januari 2026 sebesar 154,6 miliar dolar AS.
Salah satu sumber pembentukan cadangan devisa suatu negara adalah hasil perdagangan internasional (ekspor-impor). BPS belum merilis data ekspor dan impor Februari 2026.
Akan tetapi, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), neraca perdagangan Indonesia pada Januari 2026 kembali mencatat surplus sebesar 0,95 miliar dolar AS. Namun jumlah itu menipis dibandingkan Desember 2025 yang mencatat surplus 2,51 miliar dolar AS.
Perkembangan cadangan devisa per Februari 2026 tersebut antara lain dipengaruhi oleh penerimaan pajak dan jasa serta penarikan pinjaman luar negeri pemerintah di tengah pembayaran utang luar negeri pemerintah.
Kebijakan stabilisasi nilai tukar Rupiah juga menjadi faktor pembentukan cadangan devisa. Antara lain digunakan dalam operasi moneter, sebagai respons Bank Indonesia dalam menghadapi ketidakpastian pasar keuangan global yang tetap tinggi.
Posisi cadangan devisa pada akhir Februari 2026 setara dengan pembiayaan 6,1 bulan impor atau 5,9 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah, serta berada di atas standar kecukupan internasional sekitar 3 bulan impor.
"Bank Indonesia menilai cadangan devisa tersebut mampu mendukung ketahanan sektor eksternal serta menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan," kata Ramdan Denny Prakoso, Direktur Eksekutif pada Departemen Komunikasi BI, Jumat (6/3/2026).
Ke depan, Bank Indonesia meyakini ketahanan sektor eksternal tetap baik didukung oleh posisi cadangan devisa yang memadai serta aliran masuk modal asing sejalan persepsi positif investor terhadap prospek perekonomian nasional dan imbal hasil investasi yang tetap menarik.
Bank Indonesia terus meningkatkan sinergi dengan Pemerintah dalam memperkuat ketahanan eksternal guna menjaga stabilitas perekonomian untuk mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.




