Keluarga Mantan Kasat Narkoba Polres Toraja Utara Sempat Ancam Wartawan, Gara-gara Berita Upeti dari Bandar Narkoba

harianfajar
19 jam lalu
Cover Berita

FAJAR, TORAJA UTARA – Kasus dugaan suap yang menyeret mantan Kasat Narkoba Polres Toraja Utara AKP Arifan Efendi kini memasuki babak persidangan etik.

Sebelumnya, keluarga oknum polisi tersebut sempat melayangkan ancaman kepada jurnalis terkait pemberitaan upeti dari bandar narkoba.

Dalam sidang di Polda Sulsel, terungkap adanya kesepakatan gelap yang terjadi di sebuah hotel. Kini, saksi kunci mulai membeberkan kronologi pembiaran peredaran narkoba tersebut.

Pemberitaan mengenai dugaan setoran mingguan dari bandar narkoba kepada AKP Arifan Efendi memicu reaksi keras dari pihak keluarga. Jurnalis Harian Fajar sempat mendapat ancaman akan dilaporkan atas tuduhan penyebaran berita bohong.

Kabar ancaman ini pun sempat beredar luas di kalangan komunitas pers sebagai bentuk tekanan terhadap kerja jurnalistik.

Fakta Persidangan: Pertemuan di Hotel Rotterdam

Meski ada upaya intimidasi, sidang Komisi Kode Etik Polri (KKEP) tetap digelar di Mapolda Sulsel pada Kamis (5/3/2026).

Dalam sidang tersebut, AKP Arifan Efendi dan mantan Kanit II Resnarkoba, Aiptu Nasrul, duduk sebagai terduga pelanggar.

Kabid Propam Polda Sulsel, Kombes Pol Zulham Effendy, mengungkapkan fakta mencengangkan. Bandar utama berinisial ET alias O mengakui adanya “kontrak gelap” yang disepakati di Hotel Rotterdam.

“Para bandar mengakui pertemuan pertama terjadi di Hotel Rotterdam. Di sana muncul kesepakatan untuk mengizinkan peredaran narkoba di wilayah Toraja Utara. Logikanya, jika tidak ada kesepakatan, pasti sudah ditangkap, namun ini justru dibiarkan,” tegas Kombes Zulham.

Delapan Saksi Beri Keterangan

Hingga saat ini, sebanyak delapan saksi telah diperiksa melalui sambungan daring, termasuk para kurir dan bandar.

Sidang akan berlanjut pekan depan dengan agenda yang lebih krusial:

Hadirkan Saksi Langsung: Semua saksi akan dipanggil tatap muka untuk memperjelas peran tiap oknum.

Kesaksian Petugas Lapangan: Menghadirkan polisi yang terlibat dalam penangkapan di wilayah Toraja Utara dan Tana Toraja.

Permohonan Keringanan: Istri AKP Arifan, Kiki Adriani Efendi S.Pd, secara pribadi telah meminta agar hukuman suaminya diringankan.

Rekam Jejak AKP Arifan Efendi

Sebelum dicopot dari jabatannya dan digantikan oleh AKP Muhammad Arif, Arifan Efendi memiliki rekam jejak jabatan di wilayah hukum Luwu Utara, antara lain:

Kapolsek Mappedeceng, Luwu Utara.

Kapolsek Malangke, Luwu Utara.

Kasat Narkoba Polres Toraja Utara.

Kasus ini menjadi ujian berat bagi komitmen Polri dalam memberantas peredaran narkoba tanpa pandang bulu, terutama jika melibatkan oknum di dalam institusi sendiri.

Saat ini Kasat Narkoba Polres Toraja Utara dijabat AKP Muhammad Arif. (*)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kemenlu Prioritaskan Perlindungan 519 Ribu WNI di Timur Tengah, Terbanyak di Arab Saudi
• 17 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Konflik Iran Ancam Harga BBM, Begini Cara Hemat Bensin Mobil tanpa Keluar Biaya
• 23 jam laluviva.co.id
thumb
Meski Ada Opsen, Pajak Kendaraan di Jawa Timur 2026 Dipastikan Tidak Naik
• 22 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Jadwal Liga Spanyol Akhir Pekan Ini (7-10 Maret): Celta Vigo vs Real Madrid, Athletic Bilbao vs Barcelona
• 16 jam lalumedcom.id
thumb
Kurir Ekstasi Diciduk di Depan Mal PGC, Polisi Sita 2.000 Pil Siap Edar!
• 23 jam lalusuara.com
Berhasil disimpan.