Penulis: Harapan Sagala
TVRINews-Taput
Pemerintah melalui Kementerian Sosial Republik Indonesia menyalurkan bantuan Jaminan Hidup (Jadup) kepada warga terdampak bencana di Kabupaten Tapanuli Utara yang diserahkan pagi tadi di Tarutung, Jumat(06/03)
Bantuan tersebut diserahkan kepada 434 Kepala Keluarga yang tersebar di 15 Kecamatan di Kab.Taput dengan total sekitar Rp 2,160 juta rupiah untuk 1600 warga.
Diserahkan oleh Bupati Taput, Dandim 0210/TU Letkol.Kav Ronald Tampubolon,Pihak PT POS dan Dinas Sosial Tapt bantuan tersebut sebagai bentuk perhatian pemerintah dalam membantu meringankan beban masyarakat yang sedang menghadapi kesulitan akibat bencana alam yang diberikan secara tunai dan melalui kantor Pos.
Bupati Taput JTP. Hutabarat mengatakan adapun Bantuan Jaminan Hidup ini di berikan yakni Rp15.000 per harinya per jiwa untuk waktu tiga bulan kedepan diperuntukkan untuk memenuhi kebutuhan dasar para korban selama masa tanggap darurat hingga proses pemulihan berlangsung.
Melibatkan berbagai pihak penyaluran bantuan dilakukan oleh pemerintah daerah bersama instansi terkait warga yang rumahnya rusak maupun yang harus mengungsi akibat bencana Hidrometerologi yang terjadi di Kab. Taput pada 2025 lalu, bantuan dari Menteri Sosial tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari, sekaligus menjadi bentuk kehadiran negara di tengah masyarakat yang sedang mengalami musibah.
Salah satu warga penerima bantuan mengaku sangat terbantu dengan adanya bantuan dari pemerintah Mereka berharap proses pemulihan pasca bencana dapat segera selesai sehingga masyarakat dapat kembali menjalani aktivitas seperti sediakala.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Sosial Bontor Hutasoit, dalam laporannya menyampaikan bahwa bantuan tersebut diberikan untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar keluarga yang terdampak bencana.
Selain bantuan Jaminan Hidup pemerintah juga terus berupaya mempercepat proses pemulihan, termasuk pembangunan kembali rumah warga yang terdampak serta pemulihan fasilitas umum.
Editor: Redaksi TVRINews





