Sang Adik di Oman Ketakutan Dengar Dentuman Rudal, Keluarga PMI di Situbondo Cemas

kompas.tv
13 jam lalu
Cover Berita

KOMPAS.TV - Buntut berkobarnya perang antara Iran dengan Amerika Serikat dan Israel, keluarga WNI di Timur Tengah mulai mengkhawatirkan kerabatnya yang bekerja sebagai pekerja migran.

Hosniyah tak kuasa menahan air matanya ketika mendatangi Posko Pengaduan Pekerja Migran Indonesia di Alun-Alun Situbondo, Jawa Timur.

Warga Kapongan, Situbondo itu mengkhawatirkan kondisi adiknya yang bekerja di Oman setelah pecah perang antara Iran dengan Amerika Serikat dan Israel.

Ia mengaku adiknya ketakutan atas kondisi yang terjadi di Oman. Suara dentuman diduga rudal kerap terdengar saat keduanya berkomunikasi.

Pemerintah Daerah Situbondo akan berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk mencari langkah terbaik bagi para pekerja migran dan keluarganya.

Bagi Hosniyah, satu harapan yang tersisa adalah adiknya dapat segera pulang ke tanah air dengan selamat di tengah memanasnya konflik Timur Tengah.

Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya! 

Penulis : KompasTV-Makassar

Sumber : Kompas TV

Tag
  • WNI iran
  • konflik iran
  • perang
  • teroris israel
  • teroris USA
  • zionis israel
Selengkapnya


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Telusuri Aliran Korupsi Bupati Pekalongan, KPK Bidik Suami dan Anak Fadia Arafiq
• 13 jam laluokezone.com
thumb
"War Takjil" Kekinian Jakarta, Antre untuk  Pengalaman Baru hingga Eksis di Medsos
• 9 jam lalukompas.id
thumb
Jadwal Imsakiyah Hari Ini, 7 Maret 2026, Kota Semarang: Bangkitkan Semangat Ibadah Anda
• 1 jam lalurepublika.co.id
thumb
Menakar Peran dan Momentum Prabowo sebagai Mediator Iran-Amerika Serikat
• 6 jam lalukumparan.com
thumb
Selebgram Nabilah O’Brien Mengaku Stres Usai Dituntut Rp 1 Miliar: Saya Korban Pencurian
• 7 jam laluliputan6.com
Berhasil disimpan.