Menhub Dorong Transformasi Penerbangan Nasional Perkuat Layanan dan Daya Saing

tvrinews.com
17 jam lalu
Cover Berita

Penulis: Lidya Thalia.S

TVRINews, Jakarta

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mendorong percepatan transformasi sektor penerbangan nasional guna menjawab berbagai tantangan yang dihadapi industri penerbangan saat ini. Transformasi tersebut dinilai perlu dilakukan melalui langkah strategis yang melibatkan regulator, operator, serta seluruh pemangku kepentingan di bidang penerbangan.

Hal itu disampaikan Dudy dalam kegiatan Aviation Sharing Session yang diselenggarakan Direktorat Jenderal Perhubungan Udara di Kantor Pusat Kementerian Perhubungan, Jakarta, Kamis, 5 Maret 2026.

Menurut Dudy, sektor penerbangan saat ini menghadapi berbagai persoalan yang kerap menjadi sorotan publik. Di era keterbukaan informasi, setiap gangguan layanan penerbangan dengan cepat dapat menjadi perhatian masyarakat dan berdampak pada tingkat kepercayaan terhadap industri penerbangan.

“Kita semua memahami bahwa sektor penerbangan saat ini menghadapi berbagai tantangan yang mendapat perhatian luas dari masyarakat. Di era keterbukaan informasi seperti sekarang, setiap gangguan layanan penerbangan dapat dengan cepat menjadi perhatian publik,”ujar Menhub Dudy dalam keterangan tertulis, Jumat, 6 Maret 2026.

Ia menjelaskan, sejumlah isu yang kerap disorot antara lain keterlambatan penerbangan, fasilitas bandara yang belum sepenuhnya optimal, hingga pengalaman perjalanan penumpang yang dinilai belum memuaskan. Di sisi lain, industri penerbangan juga dihadapkan pada tantangan eksternal seperti fluktuasi harga bahan bakar avtur, kebutuhan investasi teknologi dan infrastruktur, serta tuntutan peningkatan standar keselamatan.

Untuk itu, pemerintah menilai transformasi sektor penerbangan perlu dipercepat guna memperkuat daya saing industri nasional di tengah dinamika global. Transformasi tersebut diarahkan untuk meningkatkan aspek keselamatan, efisiensi operasional, serta kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Menhub juga mendorong pelaku industri penerbangan untuk melakukan sejumlah langkah strategis, di antaranya penguatan digitalisasi layanan melalui konsep Smart Aviation. Selain itu, pemerintah juga mendorong pengembangan konsep airportpreneurship agar bandara tidak hanya berfungsi sebagai simpul transportasi, tetapi juga menjadi pusat pertumbuhan ekonomi.

Modernisasi sistem navigasi penerbangan dan peningkatan kualitas infrastruktur juga menjadi bagian penting dari upaya transformasi tersebut. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan kapasitas layanan sekaligus memperkuat keselamatan dan ketepatan waktu penerbangan.

Dalam mendorong transformasi tersebut, Dudy menekankan empat faktor utama yang perlu menjadi perhatian seluruh pemangku kepentingan, yakni keselamatan dan keamanan penerbangan, penguatan sinergi dan kolaborasi, perhatian pada detail operasional, serta kesiapsiagaan menghadapi berbagai ketidakpastian.

“Keselamatan penerbangan harus selalu menjadi prioritas utama dalam setiap pengambilan kebijakan maupun operasional. Pada saat yang sama, kolaborasi antar pemangku kepentingan juga perlu terus diperkuat agar transformasi sektor ini dapat berjalan optimal,”jelasnya.

Ia menegaskan bahwa transformasi industri penerbangan tidak dapat dilakukan secara parsial, melainkan membutuhkan kerja sama yang erat antara regulator, operator, dan seluruh pihak terkait.

“Kita harus selalu siap menghadapi ketidakpastian yang dapat muncul kapan saja di industri penerbangan. Karena itu, koordinasi yang kuat, pengawasan yang konsisten, dan kesiapan operasional menjadi kunci menjaga keandalan layanan penerbangan nasional,”ucapnya.

Kegiatan Aviation Sharing Session ini juga dihadiri Wakil Menteri Perhubungan Suntana, Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani, Direktur Jenderal Pajak Kementerian Keuangan Bimo Wijayanto, Direktur Jenderal Perhubungan Udara Lukman Laisa, serta sejumlah pejabat tinggi Kementerian Perhubungan, pimpinan BUMN, perusahaan swasta, dan asosiasi sektor transportasi udara.

Editor: Redaksi TVRINews

Komentar
1000 Karakter tersisa
Kirim
Komentar

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Hujan Lebat Disertai Petir Masih Berpotensi Landa Sebagian Jatim Hari Ini
• 23 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Kejari Batu Beri Solusi Masyarakat Peroleh Sembako Murah Ramadhan 1447 Hijriah
• 13 jam lalurealita.co
thumb
Daftar Wilayah dengan Kualitas Udara Paling Sehat di RI Pagi Ini, Dipimpin Batam
• 23 jam lalukatadata.co.id
thumb
Panasnya Sidang Praperadilan Yaqut, Diwarnai Debat hingga Jawaban Dipotong
• 54 menit lalukompas.com
thumb
Antisipasi Lonjakan Mudik Mobil Listrik, PLN Siagakan Mobile Charging
• 16 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.